Gelar H(ART)BOUR Festival

ASDP Redefinisikan Kembali Makna Pelabuhan

ASDP Redefinisikan Kembali Makna Pelabuhan
Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. ( Foto: Antara )
Lona Olavia / FER Kamis, 19 Desember 2019 | 22:10 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT ASDP lndonesia Ferry (Persero) menggelar H(ART)BOUR Festival yang akan hadir selama 21 Desember 2019-21 Februari 2020 di area Pelabuhan Merak dan Bakauheni.

Hal ini sebagai alternatif destinasi wisata dan kegiatan seni, sejalan dengan semangat yang diusung oleh ASDP yaitu taking a civilization to the next level untuk membawa pengalaman seni di area pelabuhan Merak dan Bakauheni. Kegiatan ini, juga menjadi bagian dari rangkaian panjang program seni dalam mendukung terwujudnya Bakauheni Harbour City.

ASDP Imbau Pembelian Tiket Secara Online

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Imelda Alini, mengatakan, saat ini ASDP telah menghadirkan infrastruktur dan layanan andal dan nyaman mulai dari dermaga, terminal dan kapal eksekutif yang melayani pengguna jasa di Pelabuhan Merak dan Bakauheni yang telah mengubah wajah penyeberangan menjadi lebih modern.

"Seiring dengan pencapaian tersebut, kami ingin memberikan experience baru melalui H(art)bour Festival atau festival seni yang dapat dinikmati warga Jakarta, warga Cilegon, juga Lampung dan juga wisatawan dari berbagai kota lainnya," jelas Imelda Alini di Jakarta, Kamis (19/12/2019).

Terminal eksekutif yang dibangun di Merak dan Bakauheni dengan konsep modern smart building, diharapkan tidak lagi menjadi pelabuhan transit, tetapi menjadi destinasi pilihan bagi setiap pengunjung terminal, baik yang ingin menyeberang atau tidak. Kini, di dalam terminal eksekutif, kini telah hadir tenant ritel dan restoran dengan desain interior yang megah dan memanjakan setiap pengunjung yang datang.

Pelni Tingkatkan Muatan Balik Kapal Tol Laut

"Festival seni ini mengajak kita meredefinisi kembali makna pelabuhan, tidak lagi menjadi pelabuhan transit, tetapi menjadi destinasi pilihan bagi setiap pengunjung terminal, baik yang ingin menyeberang atau tidak. Pelabuhan, seperti halnya seni, adalah titik yang melontarkan imajinasi, kemungkinan eksplorasi, tempat-tempat serta pengalaman baru yang belum pernah dinikmati. Dengan demikian, dapat menciptakan kenangan baru bagi masyarakat," tandas Imelda.

Rangkaian H(ART)BOUR Festival, dimulai dengan pameran seni rupa atau visual yang di ruang publik di terminal eksekutif Merak Bakauheni mulai tanggal 21 Desember 2019 sampai 21 Februari 2020.

Sejumlah seniman memamerkan karyanya, yaitu Wulang Sunu (ilustrator, dalang, desainer grafis, animator), Lala Bohang (seniman, penulis), Slinat (street artist Bali), Paul Kadarisman (fotografer), Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie (penulis), Ikesh Olopolo (penggiat seni rupa) dan Rio 'Tups' Suzandy (seniman dan desainer grafis).

Pameran ini digagas dengan menampilkan karya karya yang mencerminkan seni dan budaya Lampung. Perayaan puncak H(ART)BOUR Festival akan diselenggarakan pada tanggal 18 Januari 2020 di atap Terminal Eskekutif Bakauheni, dan dimeriahkan oleh berbagai program menarik, di antaranya yaitu video mapping, mini konser musik, kuliner dan Harbour Cinema yaitu sinema luar ruang yang dirancang di atas atap terminal eksekutif Bakauheni.



Sumber: Suara Pembaruan