Jokowi Minta UMKM Kuasai Pasar Dalam Negeri

Jokowi Minta UMKM Kuasai Pasar Dalam Negeri
Presiden Jokowi ( Foto: Suara Pembaruan / Joanito de Soajoao )
Novy Lumanauw / WBP Jumat, 20 Desember 2019 | 10:16 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) agresif menguasai pasar dalam negeri.

"Kuasai pasar dalam negeri, lalu merambah ke tingkat global," kata Presiden Jokowi saat meresmikan pembukaan Pameran UMKM Export BRIlianpreneur 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Jumat (20/12/2019).

Hadir pada kesempatan itu, Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso.

Ia mengaku heran sekaligus bahagia saat memasuki arena pameran. "Saya tidak tahu ya, pagi hari ini saya sangat bahagia. Waktu masuk, saya melihat produk Indonesia yang fashionable dan produk-produk makanan yang dikemas sangat baik," kata Jokowi.

Pameran yang berlangsung pada 20-22 Desember 2019 dalam rangka HUT ke-124 Bank BRI, diikuti 155 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memamerkan aneka produk dalam konsep unik berupa instalasi seni hasil karya seniman kelas dunia. Ada empat produk yang jadi fokus yakni makanan, fashion, kriya, dan home decor.

Ajang ini digelar untuk mendorong peningkatan kapasitas UMKM Indonesia sehingga mampu bersaing secara global, sekaligus membuka peluang penetrasi pasar internasional yang lebih luas melalui ekspor serta mendorong rasa bangga bagi nasabah Bank BRI.

Pada kesempatan itu, Bank BRI juga mempertemukan pengusaha UMKM dengan pembeli potensial dari luar negeri. Sebanyak 72 pembeli internasional yang hadir dan melakukan temu bisnis dengan UMKM peserta pameran.

Sebanyak 155 UMKM yang ikut serta merupakan hasil kurasi dari sekitar 1.500 UMKM binaan BRI. Produk yang terpilih sesuai dengan kriteria ketat, yaitu asli buatan Indonesia, bukan hasil tiruan, pembuatnya harus orang Indonesia, ramah lingkungan, bahan bakunya dari Indonesia.

Selain itu, produk atau UMKM harus memiliki cerita di balik produksi yang dapat disampaikan kepada masyarakat. Sehingga produk juga akan bertambah nilainya, dapat dihargai lebih tinggi.

UMKM Export BRILianpreneur 2019 juga menjadi ajang untuk peningkatan kapasitas dan kualitas pengusaha UMKM agar berorientasi ekspor. Kegiatan ini juga diisi business matching, coaching clinic, dan seminar atau talk show.

Selain itu, akan ada juga materi tentang perizinan ekspor, hingga perizinan sertifikasi halal. Program-program pendampingan termasuk memberikan informasi terkait dengan pengurusan sertifikasi halal kepada UMKM binaan Bank BRI maupun Bank BRI Syariah.

Melalui konsep pengembangan UMKM Halal Industrial Land Go Digital, UMKM BRI yang telah bersertifikasi Halal diberikan kesempatan untuk memasarkan produknya melalui platform digital Halal Mall BRI yang bekerja sama dengan salah satu e-commerce ternama di Indonesia.



Sumber: Investor Daily