Dukung Perpres 80/2019

Kadin Siap Bersinergi Percepat Pembangunan Ekonomi di Jatim

Kadin Siap Bersinergi Percepat Pembangunan Ekonomi di Jatim
Ketua Umum Kadin Jatim terpilih periode 2019-2024 Adik Dwi Putranto (paling kiri) bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (tengah) pada pembukaan Munas Provinsi (Muprov) ke-7 Kadin Jatim, di Surabaya, ( Foto: Beritasatu Photo / Amrozi Amenan )
Amrozi Amenan / FER Minggu, 22 Desember 2019 | 21:41 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur (Jatim) siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim untuk melaksanakan percepatan pembangunan ekonomi di Jatim sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2019.

Terpilih Aklamasi, Adik Dwi Putranto Pimpin Kadin Jatim

Perpres tersebut, mengamanatkan percepatan pembangunan ekonomi di beberapa kawasan di Jatim, yakni kawasan Gerbang Kertosusila dan sekitarnya, kawasan Bromo Tengger Semeru (BTS), kawasan Selingkar Wilis dan kawasan Lintas Selatan.

Ketua Umum Kadin Jatim Periode 2019-2024, Adik Dwi Putranto, menyatakan, terbitnya Perpres 80/2019 menjadi angin segar dan penyemangat bagi pengusaha di Jatim di saat ekonomi masih lesu.

"Ada banyak potensi yang bisa dikembangkan di beberapa kawasan di Jatim, sesuai yang diamanatkan dalam Perpres 80/2019," kata Adik di Surabaya, Minggu (22/12/2019).

Khofifah Minta Kadin Jadikan Jatim Provinsi Terdepan

Adik mencontohkan berbagai potensi itu. Di kawasan Gerbang Kertosusila, tepatnya di kabupaten Dawar Blandongan Mojokerto telah disiapkan lahan seluas 10.000 hektare oleh Pemprov Jatim dan Pemkab Mojokerto setelah ditetapkan sebagai salah satu kawasan industri di Jatim yang akan dikembangkan.

Lalu, di kawasan BTS, selain pariwisata juga ada potensi panas bumi atau geothermal dan lainnya yang bisa dikembangkan. Sementara potensi ekonomi yang bisa dikembangkan di Selingkar Wilis Madiun diantaranya adalah perkebunan, kuliner dan juga pariwisata.

"Kami siap bersinergi dengan Pemprov Jatim dan pemerintah daerah, untuk melaksanakan mandat yang diamanatkan pemerintah pusat melalui Perpres 80/2019,” kata Adik.

Menurut Adik, melalui sinergi yang akan terbangun dengan seluruh stakeholder, pihaknya meyakini percepatan pembangunan ekonomi di empat kawasan tersebut mampu diwujudkan.

"Dengan percepatan pembangunan ekonomi d empat kawasan tersebut, nantinya akan berdampak signifikan terhadap kemakmuran masyarakat sekitar, serta memberi dampak positif terhadap perekonomian Jatim dan nasional," tandas Adik.



Sumber: Investor Daily