Barata Indonesia Dukung Pertamina Percepat Pembangunan Kilang

Barata Indonesia Dukung Pertamina Percepat Pembangunan Kilang
Storage tank dan terminal di Tegal yang dikerjakan oleh Barata Indonesia. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Amrozi Amenan / FER Sabtu, 28 Desember 2019 | 23:15 WIB

Gresik, Beritasatu.com - PT Barata Indonesia mendukung Pertamina untuk mempercepat penyelesaian pembangunan proyek kilang minyak.

Ekspor Barata Indonesia Naik Dua Kali Lipat

Direktur Utama Barata Indonesia, F Harry Sampurno mengatakan, Barata Indonesia ditunjuk oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui Keputusan Nomor 284/MBU/11/2019 sebagai anggota tim percepatan pembangunan kilang minyak milik Pertamina yang menjadi Program Strategis Nasional (PSN).

Perusahaan lain yang juga menjadi anggota tim percepatan pembangunan kilang minyak tersebut antara lain adalah PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, PT Rekayasa Industri dan PT Tuban Petrochemical Industries.

"Tim Percepatan pembangunan ini diharapkan dapat merampungkan Proyek Strategis Nasional Prioritas tersebut pada 2026 dalam rangka pencapaian produksi 2 juta barel per hari,” kata Harry Sampurno di Gresik, Sabtu (28/12/2019).

Harry menjelaskan, Barata Indonesia yang sebelumnya telah ditunjuk sebagai koordinator klaster industri manufaktur BUMN, menjadi bagian dari proyek tersebut karena dinilai memiliki kompetensi dan juga pengalaman panjang dalam pembangunan infrastruktur di bidang minyak dan gas.

"Penugasan Barata Indonesia tersebut juga dilatarbelakangi oleh upaya pemerintah untuk meningkatkan persentase TKDN dalam megaproyek kilang Pertamina," jelas Harry.

Sebelumnya, Barata Indonesia juga beberapa kali terlibat dalam beberapa proyek di sektor migas, diantaranya LPG Spherical Tank Pulau Layang 2x1500 MT, TBBM Tegal Cap. 14600KL, RFCC Pertamina UP IV Cilacap, Hanasudin Avtur Storage Integrated System dan Fuel Tank RU V Balikpapan.

Maurel & Prom Permudah Ekspansi Pertamina di LN

Sementara di bidang komponen peralatan utama refinery, Barata telah berhasil memproduksi Tanks, BFW Pre Heater, Water Cooled Condenser, LT Shift Converter, SS Clad Heat Exchanger, Decoke Drums, CCR Platforming Reactor, Separator, dan komponen peralatan lainnya.

Harry menambahkan, Barata Indonesia berharap partisipasinya dalam proyek pembangunan kilang minyak milikPertamina, dapat mendorong daya saing industri dalam negeri sekaligus dukungan perseroan dalam rangka kemandirian energi nasional.

"Industri manufaktur memang harus didorong untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas dalam mendukung pembangunan strategis seperti kilang dan industri berat lainnya sehingga dapat menciptakan efek multiplier dalam pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkas Harry Sampurno.

 



Sumber: Investor Daily