Menhub Rencanakan Bangun Tiga Bandara Baru di Banten

Menhub Rencanakan Bangun Tiga Bandara Baru di Banten
Budi Karya Sumadi. ( Foto: Antara )
/ WBP Selasa, 7 Januari 2020 | 16:50 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah akan membangun tiga bandara baru di kawasan Tenjo, Teluknaga, dan Pandeglang, Provinsi Banten, sebagai pendukung Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) di Cengkareng.

“Ada bandara yang akan dikembangkan di sana, satu itu bandara yang ada di sekitar Tenjo, yang kedua bandara di sekitar Teluknaga, dan ketiga bandara yang ada di Pandeglang,” kata Budi Karya usai menemui Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin di Kantor Wapres RI, Jakarta, Selasa (7/1/2020).

Natal dan Tahun Baru, AP II Layani 5,3 Juta Penumpang Pesawat

Sejumlah bandara baru tersebut akan dikembangkan sebagai penyangga Bandara Soekarno-Hatta. Budi Karya mengatakan kesiapan membangun bandara-bandara baru tersebut untuk memenuhi mobilitas masyarakat yang semakin meningkat.

“Jadi, ini kolaborasi. bayangkan Jakarta pada tahun 2045, kita harus siapkan bandara yang banyak sebagai suatu alternatif. Kalau di negara-negara maju itu, satu kota besar bandaranya bisa lima hingga enam, jadi ini kita siapkan dari sekarang,” kata Budi Karya.

Kemag Tetapkan Bandara Kertajati sebagai Embarkasi Haji

Pembangunan sejumlah bandara baru di Provinsi Banten tersebut merupakan permintaan Wapres Ma’ruf.

“Pak Ma’ruf meminta kami untuk merepresentasikan pengembangan transportasi di Banten karena Banten adalah salah satu provinsi penyangga Ibu Kota, kita harus memberi perhatian secara lebih detail,” kata Menhub.

Untuk pembangunan bandara baru di Tenjo, Budi Karya mengatakan bahwa prosesnya masih dalam tahap pengajuan proposal dari pihak pengembang. Selanjutnya, Kementerian Perhubungan akan mengkaji proposal tersebut dan pengelolaannya disatukan dengan Bandara Budiarto Curug.

“Jadi, yang di Tenjo itu nanti kalau ada satu hal yang perlu dikoordinasikan dengan Curug, ya, kita jadikan satu manajemen saja. Sementara itu, di Teluknaga itu kita harapkan bisa men-support Soekarno-Hatta,” ujar Budi Karya.



Sumber: ANTARA