Luhut: Softbank Ingin Investasi di Ibu Kota Baru Hingga Rp 1.400 T

Luhut: Softbank Ingin Investasi di Ibu Kota Baru Hingga Rp 1.400 T
Lahan Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur ( Foto: Istimewa )
/ WBP Selasa, 7 Januari 2020 | 18:03 WIB

Jakarta, Beritasatu.com- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut konglomerasi asal Jepang, Softbank ingin ikut berinvestasi dalam pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur.

Hal itu disampaikan Luhut saat menyampaikan sambutan dalam Perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di lingkungan Kemko Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Riset dan Teknologi, BPPT dan BSN di Jakarta, Selasa (7/1/2020).

"Jumat (10/1) akan datang Masayoshi Son (CEO Softbank), dia mendesak saya terus, dia mau investasi sampai US$ 100 miliar (Rp 1.400 triliun) Bagi saya ini too good to be true. Tapi semua sudah jalan dan kita lihat, tim sudah bekerja dan saya katakan ke dia saya minta hanya US$ 25 miliar (Rp 347 triliun) saja, itu sudah lebih dari cukup untuk lima tahun ke depan," kata Luhut Binsar Pandjaitan.

Lokasi Ibu Kota Negara Baru Disebut Tidak Pernah Banjir

Luhut menjelaskan, komunikasi intens dengan Masayoshi Son juga terus dilakukan baik melalui telepon hingga teleconference. Lebih lanjut, minat investasi perusahaan asal Jepang itu, menurut Luhut, akan disalurkan untuk pembangunan ibu kota baru. "Softbank mau masuk ke (pembangunan) ibu kota. Ya nanti kita lihat, kan besok dia datang," kata Luhut Binsar Pandjaitan tanpa menjelaskan lebih rinci.

AS, Tiongkok, dan Jepang Tawarkan Bantuan Desain Ibu Kota Baru

Selain Softbank, Luhut mengungkapkan pada Jumat (10/1/2020) mendatang dia akan kedatangan CEO US International Development Finance Corporation Adam Boehler. Lembaga tersebut disebutnya akan menanamkan modal di BUMN.

"Itu juga enggak pernah dalam sejarahnya AS akan investasi di BUMN. Mereka akan bawa US$ 5 miliar tahap pertama, dan Presiden sudah challenge (menantang) ini untuk US$ 10 miliar. Kalau ini semua bisa dieksekusi, kita akan masukkan tadi di dalam toll road dan akan buat 75 rumah sakit dan 80 hotel yang nanti bisa di-IPO-kan ke depan," kata Luhut Binsar Pandjaitan.



Sumber: ANTARA