AP II Proyeksi Jumlah Penumpang Capai 93,92 Juta di 2020

AP II Proyeksi Jumlah Penumpang Capai 93,92 Juta di 2020
Ilustrasi penumpang pesawat. ( Foto: Antara )
Lona Olavia / FER Minggu, 12 Januari 2020 | 17:40 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Angkasa Pura (AP) II tahun ini memulai Corporate Strategic Transformation 2.0. Perseroan akan memanfaatkan berbagai potensi guna meraih peluang untuk membentuk pondasi yang kokoh dalam menyongsong era baru kebandarudaraan nasional.

Menhub Rencanakan Bangun Tiga Bandara Baru di Banten

Pada 2020, AP II menargetkan pendapatan Rp12,8 triliun atau meningkat 34 persen dibandingkan dengan prognosa 2019. Adapun laba bersih pada 2020 diproyeksikan lebih dari Rp3 triliun dengan EBITDA Rp5,3 triliun.

"Pendapatan pada tahun ini dikontribusikan dari bisnis aeronautika Rp6,26 triliun, dan non-aeronautika Rp6,54 triliun yang didalamnya sudah termasuk pendapatan kargo. Jadi, pertama kalinya mulai di tahun 2020 ini kontributor pendapatan terbesar PT Angkasa Pura II berasal dari bisnis non-aeronautika yaitu sebesar 51 persen," ungkap President Director PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, dalam siaran persnya, Minggu (12/1/2020).

Konsep pengelolaan portofolio perusahaan, sambung Awaluddin, juga sudah mulai dikembangkan tidak hanya bertumpu pada core business saja tapi sudah masuk ke adjacent business (beyond the core).

Natal dan Tahun Baru, AP II Layani 5,3 Juta Penumpang Pesawat

Implementasi dari konsep ini adalah mengutilisasi secara maksimal revenue eksisting dalam bentuk multi-sided revenue stream, seperti digital business, big data, transportation platform system, dan lain lain.

Target-target tersebut, jelas Awaluddin, dapat dicapai dengan juga memaksimalkan sinergi anak usaha melalui penerapan corporate parenting strategy dalam bentuk strategic control pada Angkasa Pura II Group dalam hal ini di PT Angkasa Pura Propertindo, PT Angkasa Pura Kargo, PT Angkasa Pura Aviasi, PT Gapura Angkasa, dan PT Angkasa Pura Solusi beserta dua anak usahanya yaitu PT Angkasa Pura Solusi Integra dan PT Angkasa Pura Sarana Digital.

"Seluruh anak usaha ditargetkan meraih pendapatan Rp3,4 triliun atau sekitar 26,7 persen dari total pendapatan 2020,” kata Awaluddin.

Sementara itu dari sisi operasional, AP II memproyeksikan jumlah penumpang pesawat seluruh bandara yang dikelola mencapai 93,92 juta penumpang atau naik sekitar 4,3 persen dibandingkan dengan tahun lalu.

Pergerakan pesawat diproyeksikan mencapai 771.940 atau naik 4,2 persen, dan pengelolaan kargo naik 4,2 persen menjadi 802.177 ton.



Sumber: Suara Pembaruan