Startup E-Commerce Moladin Raih Pendanaan Pra-Seri A

Startup E-Commerce Moladin Raih Pendanaan Pra-Seri A
Moladin, platform e-commerce untuk sepeda motor. ( Foto: Ist )
Faisal Maliki Baskoro / FMB Kamis, 16 Januari 2020 | 11:42 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Moladin, platform e-commerce untuk sepeda motor, hari ini mengumumkan pendanaan Pra-seri A yang dipimpin oleh East Ventures dengan jumlah yang tidak disebutkan.

CyberAgent Capital, sebagai investor baru bersama beberapa angel investor lainnya, turut berpartisipasi dalam ronde ini. Moladin berencana menggunakan dana baru ini untuk meningkatkan produk yang sudah ada, membangun fitur baru seperti kategori penjualan mobil baru dan layanan pembiayaan sepeda motor, serta ekspansi ke kota-kota baru.

Mario Tanamas, COO Moladin, menjelaskan, “Sejak pertama berdiri, Moladin tidak pernah berhenti dalam memperbaharui produknya dan berinovasi dalam menghadirkan solusi bagi kebutuhan setiap bikers di Indonesia. Hal ini tentunya sejalan dengan visi Moladin untuk menjadi one-stop solution platform dan bagian yang tidak terpisahkan dari gaya hidup bikers Indonesia. "

Didirikan pada tahun 2017, Moladin menawarkan konsumen Indonesia solusi dalam membeli sepeda motor baru. Platform mereka memungkinkan pelanggan untuk bertransaksi dan menyelesaikan pembelian motor mereka dalam satu platform, mendapatkan informasi tentang sepeda motor, menyediakan direktori online bagi pengendara sepeda motor untuk menemukan bengkel servis terdekat, dan komunitas untuk bertukar ulasan mengenai suku cadang dan pakaian. Pada Mei 2019, perusahaan mulai membuka platformnya untuk sepeda motor bekas. Dalam tujuh  bulan, ada lebih dari 8.000 listing sepeda motor di fitur tersebut dan sepertiganya telah terjual. Perusahaan juga mulai memfasilitasi pinjaman tunai dengan jaminan BPKB pada Desember 2019, dan telah menyalurkan sekitar Rp 800 juta lewat fitur tersebut. Dengan berbagai solusi yang ditawarkan, GMV (Gross Merchandise Value) Moladin naik dua kali lipat dalam setahun terakhir.

Angka penjualan sepeda motor di Indonesia mencapai 6,5 juta unit pada 2019, naik sekitar 2 persen dari tahun 2018. Rencananya pemerintah ingin meningkatkan produksi sepeda motor hingga 10 juta unit per tahun hingga tahun 2025.

Melisa Irene, Partner East Ventures, mengungkapkan, “Kami percaya dengan visi Jovin dan Mario bahwa Moladin dapat menjadi pemimpin industri sepeda motor. Selama dua tahun perjalanan, mereka dan tim telah menunjukkan kemajuan signifikan dalam mewujudkan visi ini. ”

“Dengan jutaan sepeda motor yang terjual setiap tahunnya, sepeda motor sudah menjadi suatu bagian pelengkap bagi kehidupan masyarakat Indonesia. Namun, industri tersebut masih dikelola secara sangat tradisional. Calon pembeli harus mengunjungi dealer yang berbeda hanya untuk mendapatkan jenis sepeda motor spesifik yang mereka inginkan. Dengan pengalaman Jovin dan Mario di industri sepeda motor, kami yakin Moladin dapat merevolusi proses pembelian sepeda motor, serta dapat menjadi platform all-in-one nomor satu di dunia sepeda motor”, jelas Nobuaki Kitagawa, Managing Director dari Cyber Agent Capital.

East Ventures tengah gencar menyalurkan pendanaan ke startup-startup di awal tahun ini. Pada 15 Januari lalu, Hacktiv8, sekolah pemrograman berbentuk bootcamp yang berlokasi di Jakarta, mengumumkan pendanaan Pra-Seri A senilai US$3 juta dari sekelompok investor yang dipimpin oleh East Ventures, Sovereign's Capital, SMDV, Skystar Capital, Convergence Ventures, RMKB Ventures, Prasetia, serta Everhaus turut berpartisipasi dalam ronde pendanaan tersebut.

EV Growth, perusahaan joint venture antara East Ventures, SMDV, dan YJ Capital, yang bergerak di bidang pendanaan tahap lanjut menyalurkan pendanaan Seri B sebesar dua digit kepada Homage, platform layanan perawat on-demand, pada 13 Januari laluInvestor lain yang terlibat dalam pendanaan ini adalah Alternate Ventures dan KDV Capital sebagai investor baru, sedangkan investor existing, HealthXCapital juga turut berpartisipasi dalam putaran ini.

Waresix, platform jasa truk dan pergudangan, mengumumkan pendanaan tambahan US$ 11 juta dari EV Growth dan Jungle Ventures, pada 14 Januari lalu.

Tahun lalu, EV Growth menutup 2019 dengan menyalurkan dana investasi pertama sebesar US$250 juta (hard cap). EV Growth telah berinvestasi di berbagai sektor di Asia Tenggara seperti: Ruangguru (US$ 150 juta pendanaan Seri C bersama General Atlantic dan GGV Capital), Sociolla (US$ 40 juta pendanaan Seri D bersama Temasek), Shopback (US$ 45 juta pendanaan bersama Rakuten dan EDBI), Sendo (US$ 61 juta pendanaan Seri C bersama Softbank Ventures Asia dan Kasikornbank Thailand), Koinworks (US$ 16,5 juta), Warung Pintar (US$ 27,5 juta pendanaan Seri B bersama Vertex dan Pavilion Capital), MokaPOS (US$ 24 juta pendanaan bersama Sequoia Capital), CoHive (US$ 13,5 juta pendanaan Seri B bersama Stonebridge Ventures Korea), Waresix (US$ 14,5 juta pendanaan Seri A).



Sumber: BeritaSatu.com