Harga Emas Terpangkas Dipicu Data Ekonomi

Harga Emas Terpangkas Dipicu Data Ekonomi
Ilustrasi emas. ( Foto: Antara / Muhammad Adimaja )
/ WBP Jumat, 17 Januari 2020 | 08:48 WIB

Chicago, Beritasatu.com- Harga emas berjangka di Divisi COMEX New York Mercantile Exchange merosot pada akhir perdagangan Kamis atau Jumat pagi WIB (17/1/2020), setelah sehari sebelumnya rebound, karena ekuitas AS memperpanjang reli di tengah data ekonomi yang positif.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari turun US$ 3,50 atau 0,23 persen, menjadi US$ 1.550,50 per ounce. Emas berjangka naik US$ 9,40 atau 0,61 persen menjadi 1.554,00 dolar AS per ounce pada perdagangan Rabu (15/1/2020).

Indeks Dow Jones Industrial Average dan indikator utama saham lainnya melanjutkan kenaikan pada Kamis (16/1/2020), karena data resmi menunjukkan bahwa penjualan ritel AS naik 0,3 persen pada Desember 2019, sejalan dengan ekspektasi pasar.

"Reli di pasar ekuitas telah mengurangi permintaan untuk aset safe-haven emas," kata analis pasar.

Sementara indeks dolar AS, ukuran greenback terhadap sejumlah mata uang utama lainnya, naik 0,08 persen menjadi sekitar 97,30 sebelum penyelesaian perdagangan emas.

Emas dan dolar AS biasanya bergerak berlawanan arah. Ketika dolar AS menguat, emas berjangka biasanya turun karena emas yang dihargakan dalam dolar AS akan menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Adapun logam mulia lainnya, perak penyerahan Maret kehilangan 4,9 sen atau 0,27 persen, menjadi US$ 17,939 per ounce. Platinum pengiriman April turun US$ 24,4 atau 2,38 persen, menjadi US$ 1.001,20 per ounce.



Sumber: Xinhua, Antara