Wishnutama Sebut Fasilitas Soetta Setara Bandara di AS

Wishnutama Sebut Fasilitas Soetta Setara Bandara di AS
Dua orang wisatawan asing tiba di terminal kedatangan internasional Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (6/9/2019). ( Foto: ANTARA FOTO / Fauzan )
Thresa Sandra Desfika / FER Jumat, 17 Januari 2020 | 17:34 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Wishnutama Kusubandio menilai, fasilitas Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), setara dengan bandara internsional di Amerika Serikat (AS), seperti Bandara Internasional Los Angles (LAX) dan Bandara John F Kennedy (JFK) di New York.

Wishnutama Kusubandio mengatakan, pihaknya mengapresiasi apa yang sudah dihadirkan PT Angkasa Pura (AP) II di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

"Ini luar biasa, sudah bagus. Bahkan saya surprise, tinggal di-touch up. Saya melihat Bandara Soekarno Hatta sudah sangat advance dalam hal teknologi, pelayanan, dan lainnya, meskipun harus ditingkatkan lagi untuk bisa dibandingkan dengan Changi. Namun, Soetta tidak kalah dengan bandara internasional di AS seperti LAX atau JFK, kita jauh lebih baik," kata Wishnutama dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Jumat (17/1/2020).

Wishnutama menilai, setiap sudut dan suasana di Bandara Soekarno-Hatta itu dapat memberikan pengalaman yang positif bagi wisatawan.

"Jadi memang airport itu adalah gerbang pertama untuk menerima kunjungan wisatawan, ambience yang dihadirkan di sini sangat menarik, ada tarian-tarian juga yang dihadirkan. Sehingga memberikan pengalaman yang positif bagi wisatawan. Experience itu juga bagian dari wisata," tandas Wishnutama.

Saat melakukan kunjungan kerja ke Bandara Soetta, Wishnutama bersama bersama Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo, serta Direktur Utama AP II, Muhammad Awaluddin, langsung mengecek berbagai fasilitas, antara lain self check in, kemudahan proses imigrasi, tempat pemeriksaan calon jemaah umrah, autogate tempat pemeriksaan imigrasi (TPI), hingga fasilitas tempat air siap minum di boarding lounge keberangkatan internasional, serta ketersediaan cenderamata atau kuliner khas Indonesia.

Menparekraf juga menuju gedung airport operating control center (AOCC) untuk melihat fasilitas penunjang lainnya. AOCC sendiri berfungsi sebagai suatu command center untuk mengawasi operasional di sisi udara dan sisi darat serta mencakup seluruh aktivitas kedatangan dan keberangkatan di bandara.

Sementara itu, Muhammad Awaluddin menuturkan, pihaknya akan mengubah konsep Bandara Soekarno-Hatta menjadi tempat destinasi yang berkesan bagi wisatawan serta menindak lanjuti arahan Menparekraf untuk meningkatkan mutu pelayanan agar semakin berkesan bagi wisatawan.

"Kita ingin mendukung program dari Kementerian Pariwisata dengan menghadirkan parade budaya nusantara tiap pekan. Beliau concern terhadap bandara sebagai potret sebuah titik layanan kota. Jadi orang bisa lihat Indonesia itu secara cepat di Bandara Soekarno-Hatta sebagai gerbang utama. Kedua, concern terhadap fasilitas bandara. Kita akan perbaiki sekaligus hal penunjang lainnya," kata Awaluddin.



Sumber: BeritaSatu.com