BLK Samarinda Siap Cetak SDM untuk Membangun Ibu Kota Negara

BLK Samarinda Siap Cetak SDM untuk Membangun Ibu Kota Negara
Foto aerial proyek pembangunan jalan Tol Balikpapan-Samarinda yang melintasi wilayah Samboja di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Rabu, 28 Agustus 2019. Gerbang tol di Samboja akan menjadi salah satu akses masuk ibu kota negara baru dari arah Samarinda dan Balikpapan. ( Foto: ANTARA FOTO / Akbar Nugroho Gumay )
Siprianus Edi Hardum / EHD Senin, 20 Januari 2020 | 20:41 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Balai Latihan Kerja (BLK) dan Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) yang berada di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) sedang melatih dan mendidik sumber daya manusia (SDM) atau tenaga kerja untuk bisa dipakai dalam membangun Ibu Kota Negara Indonesia yang baru di Kaltim.

“Untuk membangun Ibu Kota Negara baru tentu butuh pembangunan infrastruktur dan dan sarana prasarana gedung kantor, fasilitas umum, lalu setelah itu baru SDM PNS-nya bisa pindah. Untuk membangun itu kan buruh tenaga kerja,” kata Sekretaris Ditjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Surya Lukita Warwan, kepada Beritasatu.com Senin (20/1/2020).

Surya menambahkan, saat pembangunan nanti tentunya akan membutuhkan banyak tenaga kerja terampil seperti tenaga konstruksi, welder, operator alat berat, electrician, dan sebagainya. “Bahkan selanjutnya juga pasti membutuhkan tenaga kerja untuk menjalankan bidang usaha supporting yang muncul akibat pembangunan tersebut seperti usaha warung makan, penginapan, dan sebagainya,” kata dia.

Menurut Surya, kalau masyarakat lokal tidak disiapkan skill-nya, maka bisa jadi masyarakat lokal hanya menjadi penonton pembangunan di daerahnya, sebab yang bekerja adalah tenaga kerja terampil yang berasal dari luar daerah.

Untuk itulah, kata dia, Kemnaker melalui BLK dan juga mengajak pengelola BLK Komunitas untuk bersama-samamenyiapkan tenaga kerja skill yang nantinya akan dibutuhkan pada saat pembangunan Ibu Kota negara baru di Kaltim.

“Tentunya juga perlu menyiapkan tenaga kerja yang akan bekerja di sektor usaha yang berkembang dampak berdirinya Ibu Kota baru seperti sektor perhotelan, transportasi, perbankan, dan banyak lainnya,” kata dia.

Sementara itu, pada Sabtu (18/1/2020), Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah berkunjung ke BLK Samarinda, di Kota Samarinda.
Ida berkeliling meninjau ruang (workshop) simulator alat berat, workshop operator wheel loader, workshop las, mekanik alat berat dan dialog dengan 14 perwakilan BLKK se-Kalimantan di aula asrama BLK Samarinda.

Ida menjelaskan, BLK dan BLKK merupakan sarana strategis untuk melahirkan SDM yang kompeten jelang lahirnya Ibu Kota Negara baru dan menyambut bonus demografi di Kaltim.

Ida meminta agar BLK dan BLKK membangun relasi dan kemitraan untuk menyiapkan SDM , termasuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di Ibu Kota Negara yang baru nanti.



Sumber: Suara Pembaruan