Permintaan Meningkat, Softex Optimalkan Produksi Pabrik Sidoarjo

Permintaan Meningkat, Softex Optimalkan Produksi Pabrik Sidoarjo
Pekerja mengemas popok bayi untuk memenuhi permintaan pasar Kawasan Indonesia Timur di pabrik Softex Sidoarjo, Kamis (23/1/2020). ( Foto: Istimewa / - )
Mashud Toarik / MT Kamis, 23 Januari 2020 | 16:51 WIB

Surabaya, Beritasatu.com – Permintaan pembalut dan popok yang terus meningkat membuat PT Softex Indonesia berupaya memaksimalkan produksi, termasuk pabrik yang berada di Sidoarjo, Jawa Timur.

Dari pabrik ini Softex mendistribusikan produknya untuk memenuhi permintaan pasar di Indonesia Timur dan Jawa Timur.

Disampaikan Plant Manager Sidoarjo PT Softex Indonesia, Benydictus Hindrawan, pabrik di Sidoarjo tersebut memiliki area produksi seluas 18.552 meter persegi, dengan standar keselamatan yang lengkap dan teruji.

Sedangkan infrastruktur menempati lahan seluas 11.051 meter persegi. Dengan demikian, total area pabrik mencapai 29.603 meter persegi. Adapun Sidoarjo Plant memiliki kapasitas 7 mesin produksi. "Kapasitas produksi per mesin sekitar 15-25 juta pieces per hari," ujarnya dalam keterangan persnya, Kamis (23/1/2020).

Disampaikannya, sekitar 90% hasil produksi pabrik di Sidoarjo merupakan popok bayi dan sisanya 10% adalah pembalut wanita.

Secara nasional, kata Benydictus, Softex Indonesia menguasai pangsa pasar popok bayi di Tanah Air. Demikian pula dengan pembalut wanita yang sepanjang tahun lalu mencatat pertumbuhan dobel digit. Sayangnya, ia tidak merinci berapa besar total pangsa pasar dan pertumbuhan bisnis masing-masing produk.

Saat ini, kapasitas produksi ke tujuh mesin pabrik Softex Indonesia di Sidoarjo telah penuh. Perseroan tidak bisa lagi menambah kapasitas produksi di Sidoarjo.

Adapun untuk mengimbangi terus meningkatnya permintaan di pasar domestik, pemilik sejumlah merek terkenal seperti Sweety, Softex, Confidence, Happy Nappy, dan Softies itu, tengah menyelesaikan pembangunan pabrik baru di Karawang, Jawa Barat.

Hendra Setiawan, Direktur Utama Softex Indonesia mengharapkan, pabrik baru di Karawang akan beroperasi secara penuh pada kuartal III- 2020. Pabrik baru tersebut dibangun di atas lahan seluas 12 hektare dan terletak di kawasan industri GT Tech Park Karawang.

"Pabrik ini akan menerapkan teknologi terbaru dalam bentuk sistem penyimpanan dan pengambilan otomatis (Automated Storage and Retrieval Systems/ASRS),” ungkap Hendra.

Penerapan sistem dan mesin berteknologi baru ini diyakini dapat meningkatkan volume produksi dan meningkatkan efisiensi penyimpanan barang.



Sumber: Majalah Investor