Runway 3 Tingkatkan Kapasitas Bandara Soekarno Hatta

Runway 3 Tingkatkan Kapasitas Bandara Soekarno Hatta
Budi Karya Sumadi saat mengunjungi Jakarta Air Traffic Service Center di Bandara Soekarno Hatta untuk melihat proses lepas landas dan mendarat pesawat di Runway (Landasan Pacu) 3, Minggu, 8 September 2019. ( Foto: Istimewa )
Thresa Sandra Desfika / FER Kamis, 23 Januari 2020 | 22:27 WIB

Tangerang, Beritasatu.com - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, menyampaikan, pengoperasian runway 3 dan east cross taxiway bertujuan untuk memperlancar lalu lintas pesawat dan meningkatkan kapasitas sisi udara Bandara Soekarno-Hatta.

Presiden Resmikan Runway 3 Bandara Soekarno Hatta

"Dengan adanya, runway 3 dan east cross taxiway, sisi udara Bandara Soekarno-Hatta mampu melayani 100 pergerakan pesawat per jam dari sebelumnya 81 pergerakan pesawat per jam," ungkap Budi Karya di sela acara peresmian 4 fasilitas Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (23/1).

Tercatat pula, lanjut Budi Karya, pergerakan pesawat dari runway selatan menuju runway utara yang semula membutuhkan waktu 30 menit, sekarang hanya 7 menit. Selain itu, dua fasilitas sisi udara itu dapat menjaga serta meningkatkan aspek keselamatan di Bandara Soekarno-Hatta karena pergerakan pesawat bisa dialokasikan ke tiga runway berbeda.

"Dengan adanya east cross taxiway dan runway 3, Garuda juga mencatat capaian OTP (on time performance) nomor satu di dunia. Jadi dengan adanya fasilitas-fasilitas ini meningkatkan layanan dan aspek keselamatan," terang Budi Karya.

AP II Jamin Bandara Soetta Bisa Menampung 114 Pergerakan Pesawat

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemhub, Polana B Pramesti, memastikan, dengan adanya runway 3 Bandara Soekarno-Hatta, kapasitas serta aspek keselamatan bakal meningkat.

Lebih jauh, dia menyebutkan, memang sempat ada surat dari International Civil Aviation Organization (ICAO) yang mempertanyakan beberapa hal terkait runway 3. Surat tersebut sudah dijawab oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

"Itu sudah suratnya. Suratnya tidak ada masalah. Apa yang disampaikan ICAO sudah kita semua lakukan dan sudah sesuai," papar Polana.

Landasan Ketiga Bandara Soetta Mulai Dioperasikan Maksimal

Menurut dia, beberapa hal yang ditanyakan ICAO terkait standard operating procedure (SOP) hingga perlunya penambahan fasilitas rambu, seperti stop bar.

"Tapi memang sekarang ada mitigasinya, runway yang satu untuk landing yang satu take off. Sementara ini, masih ada pembatasan karena ada peralatan-peralatan yang belum selesai," imbuh Polana.



Sumber: BeritaSatu.com