Barata Indonesia Perpanjang Kontrak Ekspor Komponen KA

Barata Indonesia Perpanjang Kontrak Ekspor Komponen KA
Direktur Utama Barata Indonesia Fajar Harry Sampurno bersama Vice President dan General Manager Wabtec Freight Car Division dari Standart Car Truck, Mickey Korzeniowski saat penandatanganan nota perpanjangan kontrak untuk ekspor Bogie di kantor pusat Barata Indonesia di Gresik, Jumat (23/1/2020). ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Amrozi Amenan / FER Jumat, 24 Januari 2020 | 19:49 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - PT Barata Indonesia (Persero) memperpanjang kontrak kerja sama dengan anak perusahaan Wabtec asal Amerika Serikat (AS), Standart Car Truck (SCT), untuk ekspor komponen kereta api, Bogie, yang merupakan pendukung rangka dasar dari badan kereta api.

Barata Dukung Pertamina Percepat Pembangunan Kilang

Perpanjangan kontrak dan kerja sama tersebut dilakukan oleh Direktur Utama Barata Indonesia, Fajar Harry Sampurno, dengan Vice President and General Manager Wabtec Freight Car Division dari Standart Car Truck, Mickey Korzeniowski di kantor Barata Indonesia, di Gresik, Jumat (23/1/2020).

Mickey Korzeniowski mengatakan, melalui kesepakatan perpanjangan kontrak ini, Barata Indonesia akan mengekspor Bogie melalui SCT. Kerja sama ini juga sekaligus melanjutkan hubungan baik antara Barata Indonesia dan SCT yang telah terjalin selama 22 tahun. Dari sekian banyak perusahaan pengecoran kecil di Asia Tenggara, Barata menjadi salah satu pemimpin serta pemasok utama pasar global Wabtec.

"Ini tidak mungkin terjadi tanpa dukungan luar biasa dari Pemerintah Indonesia, investasi modal, kepatuhan pada kualitas produk dan kerja keras dari semua pihak dari Barata Indonesia,” kata Mickey.

Ekspor Barata Indonesia Naik Dua Kali Lipat

Menurut Mickey, pihaknya mengapresiasi tradisi kuat yang dipegang oleh Barata Indonesia untuk menjaga kualitas dan pengiriman produk secara tepat waktu. "Ini menjadikan Barata Indonesia sebagai mitra penting bagi Wabtec di masa yang akan datang,” imbuhnya.

Sementara itu, Dirut Barata Indonesia, Fajar Harry Sampurno, mengatakan, pihaknya akan terus menjaga hubungan baik dengan SCT yang telah tercipta cukup lama tersebut.

"Kami juga berterimakasih karena kerjasama kami dengan SCT selama ini telah membantu mendongkrak image pabrik foundry (pengecoran) Barata Indonesia menjadi pabrik yang kompeten dan go international," kata Fajar.

Dalam nota kerja sama antara Barata Indonesia dan SCT disebutkan, kedua perusahaan sepakat untuk memperpanjang kontrak hingga 2030 dengan peningkatan volume ekspor Bogie, dari awalnya 2.000 carset Bogie per tahun naik menjadi 5.000 carset Bogie per tahun, dengan nilai ekspor mencapai sebesar Rp 337, 5 miliar.



Sumber: Investor Daily