Transaksi Pengiriman Melonjak, Paxel Akan Perluas Area Layanan

Transaksi Pengiriman Melonjak, Paxel Akan Perluas Area Layanan
COO Paxel Zaldy Ilham Masita ( Foto: Beritasatu.com/Iman Rahman Cahyadi )
Iman Rahman Cahyadi / CAH Jumat, 31 Januari 2020 | 15:44 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Startup logistik, Paxel akan melebarkan sayap bisnisnya ke Medan, Palembang, Makassar dan penambahan di beberapa kota di Pulau Jawa seperti Magelang, Cirebon dan Pekalongan. Pengembangan ini tidak lepas dari pertumbuhan pesat Paxel sepanjang tahun 2019 lalu.

Paxel mencatatkan jumlah transaksi pengiriman barang mencapai 1,5 juta pada tahun 2019 atau meningkat 650 persen dibandingkan pada tahun 2018 yang hanya mencapai 200.000 pengiriman. Peningkatan pesat ini dikatakan COO Paxel Zaldhy Ilham Masita menjadi bukti model yang dikembangkan Paxel cocok diterapkan di Indonesia.

"Mulai dari diluncurkan sejak dua tahun lalu hingga saat ini ada 600.000 user yang menggunakan. Total pengiriman same day delivery ada 50 persen yang digunakan untuk mengantarkan makanan, baik beku maupun siap saji," ujar COO Paxel Zaldhy Ilham Masita di Jakarta, Jumat (31/1/2020).

Peningkatan ini juga memengaruhi pertambahan jumlah “hero” atau kurir Paxel menjadi 1.400 orang. Sementara loker pintar yang menjadi tempat penyimpanan sementara untuk pengiriman Paxel mencapai 263 unit yang tersebar di 12 kota di area Jawa sampai Bali.

Dikatakan Zaldhy, dengan menambah dan memperluas wilayah jangkauan, Paxel berharap dapat membantu ekonomi daerah yang awalnya marketnya terbatas. “Dengan hadirnya Paxel Same Delivery pasti banyak permintaan untuk melakukan transaski. Pertumbuhan Paxel kurang lebih menggambarkan perkembangan UKM Indonesia, terutama UKM makanan yang kni banyak mengandalkan same day delivery,” tuturnya.

Semakin banyaknya UKM makanan yang mengandalkan Paxel juga terlihat pada akhir 2019 lalu atau pada 25 Desember 2019 hinggal 2 Januari 2020.

Berdasarkan data Paxel Food Journey 2019 tercatat ada 2.286 pembeli yang mengirimkan 3.642 makanan lewat same day delivery. Adapun jenis makanan yang paling sering dikirimkan melalui Paxel periode Natal dan Tahun Baru meliputi, Cilok Cepot Bandung sebesar 24 persen, Pisang Goreng Bu Nanik sebesar 10 persen, Batagor Kingsley Bandung sebesar 8,5 persen, Brownies Amanda Bandung sebesar 8 persen, Roti Unyil Bogor sebesar 4,2 persen, Bakpia Kukus Tugu Jogja sebesar 1 persen dan banyak lainnya. Menu Cilok Cepot Bandung paling sering dikirimkan ke Bandung, Bekasi dan Bogor, sedangkan Pisang Goreng Bu Nanik Jakarta dikirimkan ke Bekasi, Bandung dan Tanggerang dan Bebek Sinjay paling banyak dikirimkan ke Bekasi, Bantul dan Tanggerang Selatan.

“Data ini menunjukkan bahwa logistikyang bisa menjangkau daerah dalam hari yang sama bisa menambah penjualan UKM makanan di hari libur seperti Natal dan than baru 2019 lalu,” tambah CEO Paxel, Bryant Christanto.



Sumber: BeritaSatu.com