Kelalaian Berkendara: Penyebab Utama Kecelakaan Lalu Lintas

Kelalaian Berkendara: Penyebab Utama Kecelakaan Lalu Lintas
Aplikasi tdrive untuk para pengendara disela acara Safety Drive by Tugu Insurance bersama TVCI di Jakarta, Sabtu 20 Oktober 2018 (Foto: Beritasatu Photo/Uthan / Uthan)
Jayanty Nada Shofa / JNS Rabu, 12 Februari 2020 | 17:39 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tidak dapat dipungkiri kecelakaan lalu lintas adalah salah satu hal yang tidak pernah luput dari pemberitaan.

Polri menyatakan, terdapat 107.500 kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2019. Angka ini merupakan peningkatan 3 persen dari 2018 yakni sebanyak 103.672 kecelakaan. Walaupun turun sebesar 6 persen dari angka pada tahun 2018, angka korban meninggal juga masih dapat dikatakan tinggi sebesar 23.530 jiwa.

Besarnya angka ini kian menyita perhatian masyarakat. Sebab, kecelakaan di jalan raya terus merenggut korban jiwa, serta menyebabkan kerugian finansial akibat kerusakan kendaraan.

Sering kali kecelakaan ini terjadi dikarenakan human error atau kecerobohan pengemudi. Di antaranya adalah tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengemudi dengan kecepatan tinggi. Semakin tinggi kecepatan mengemudi, tentu semakin lambat reaksi menentukan arah.

Seiring berkembangnya teknologi, masyarakat juga cenderung tidak dapat lepas dari telepon termasuk ketika berkendara. Hilangnya konsentrasi akibat menjawab telepon atau mengecek media sosial dapat berujung ke kecelakaan maut.

Mengurangi angka kecelakaan, edukasi tata tertib berkendara terus dilakukan di kalangan masyarakat. Namun, Pt Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) menyesuaikan sosialisasi ini dengan perkembangan era digital yakni dengan meluncurkan aplikasi safety driving t-drive.

Dapat diunduh di App Store ataupun Play Store, aplikasi ini dapat melakukan penilaian pada kebiasaan berkendara sehari-hari. T drive akan mendeteksi apabila terdapat pelanggaran tata tertib lalu lintas seperti rem mendadak, mengebut hingga penggunaan telepon ketika berkendara. Skor yang diraih juga dapat dikonversikan menjadi t coins yang dapat memberikan diskon saat pembelian bensin hingga pembelian premi asuransi. Dengan ini, pengendara akan semakin terdorong untuk memperbaiki kebiasaan lalu lintasnya.

Selain pembayaran premi dan pengajuan klaim, t drive juga terhubung dengan layanan t-rex atau Tugu Real Experience. Siap siaga selama 24 jam, apabila terdapat kecelakaan, nasabah Tugu Insurance dapat memanggil truk derek ke tempat kejadian secara cepat. Tak hanya itu, emiten asuransi bersandi saham TUGU ini juga memiliki layanan pelanggan call center TIA yang dapat dihubungi di 1500-458.



Sumber: BeritaSatu.com