Menkop dan UKM Berharap BUMN Berdayakan Koperasi Karyawan
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Menkop dan UKM Berharap BUMN Berdayakan Koperasi Karyawan

Kamis, 13 Februari 2020 | 19:15 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyarankan koperasi karyawan (Kopkar) di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk membentuk anak usaha (persero) agar bisa berkontribusi dan melakukan kerjasama dengan perusahaan induknya.

Hal itu diungkapkan Ketua Koperasi Awak Pesawat Garuda Indonesia (Koapgi) Rimond Barkah Sukandi, usai menemui Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, di ruang kerjanya, Jakarta, Kamis (13/2/2020).

"Terlebih lagi, Menteri BUMN sudah memberikan sinyal agar perusahaan BUMN memberdayakan koperasi yang ada di lingkungannya. Saya berharap Menkop dan UKM juga bisa mendorong lebih dalam lagi, agar Kopkar di BUMN bisa berkontribusi lebih bagi perusahaan induknya,” papar Rimond seraya menyebutkan, jumlah anggota Koapgi sebanyak 4.300 orang yang terdiri dari pilot, pramugari dan pramugara, serta pensiunan Garuda.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas juga keberadaan Koperasi Telekomunikasi Seluler (Kisel) milik karyawan Telkomsel yang dijadikan sebagai Role Model dalam pengembangan usaha Kopkar di lingkungan perusahaan BUMN. "Kita banyak belajar dan sudah melakukan beberapa kerjasama juga dengan Kisel. Karena, Kisel itu koperasi sudah kelas dunia,” kata Rimond.

Rimond mengakui Koapgi masih jauh kelasnya dibanding Kisel. Namun, memiliki chemistry yang sama untuk melakukan kerja sama. "Koapgi masih middle class, dan masih melakukan berbagai pembenahan untuk bisa berkontribusi pada perusahaan induk,” kata Rimond.

Dia mengakui, banyak peluang usaha di Garuda yang bisa dikerjakan Koapgi, namun upaya kerja sama selalu gagal karena terbentur pada badan hukum koperasi. "Koperasi dianggap tidak memiliki Good Corporate Governance atau GCG sebagai salah satu syarat menjalin kerjasama dengan pihak Garuda,” ungkap Rimond.

Untuk itu, Koapgi pun mendirikan PT Avialine Indonesia Transport, anak usaha yang bergerak di sektor transportasi. "Anak usaha ini yang akan melayani transportasi seluruh air crew Garuda. Insya Allah, bulan ini atau bulan depan akan kita launching,” ujar Rimond.

Saat ini, kata Rimond, Koapgi masih berkecimpung di unit-unit usaha yang skalanya masih kecil, seperti kantin di area-area kru di bandara dan minimarket. Padahal, peluang usaha lainnya terbuka lebar bisa dijalankan Koapgi, diantaranya seragam air crew, katering pesawat, dan sebagainya. "Itu kan peluang besar bagi Koapgi,” tandas Rimond.

Untuk itu, Rimond berharap agar Koapgi diberi ruang seluas-luasnya untuk bisa menangkap peluang usaha yang ada di Garuda. "Ibarat berburu, kita ini seperti berburu di kebun binatang namun kandang-kandang hewannya masih tertutup rapat,” jelas Rimond.

Kendala lain yang masih menghadang laju Koapgi adalah dari sisi perkuatan permodalan. "Koapgi itu koperasi konsumen. Sementara aturan di LPDB KUMKM hanya akan memberikan dana bergulir untuk koperasi produktif. Peluang Koapgi untuk menjadi koperasi produksi sangat besar, hanya saja belum diberi ruang yang luas,” pungkas Rimond.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Revisi UU Minerba Didorong Optimalkan Hilirisasi Industri

Kemperin terus dorong hilirisasi industri.

EKONOMI | 13 Februari 2020

Sinergi BUMN Dinilai Sangat Diperlukan

Kementerian BUMN diharapkan mampu mendorong kolaborasi antar BUMN dan antar kementerian untuk mendukung penciptaan teknologi yang bermanfaat bagi dunia usaha.

EKONOMI | 13 Februari 2020

Perluas Pasar, Garuda Kerja Sama dengan Agen Travel Umrah

Timur Tengah merupakan salah satu pangsa pasar yang menjanjikan.

EKONOMI | 13 Februari 2020

IHSG Turun 41 Poin, Kapitalisasi Saham UNVR dan TLKM Terpangkas

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mengalami penurunan terdalam sebesar Rp 200 (2,6 persen) mencapai Rp 7.400 dengan kapitalisasi pasar Rp 282,3 triliun.

EKONOMI | 13 Februari 2020

OJK: Perusahaan Asuransi Wajib Miliki Direktur Kepatuhan

Memastikan kegiatan usaha perusahaan asuransi sesuai dengan peraturan perundang-undangan bidang asuransi.

EKONOMI | 13 Februari 2020

Nippon Paint Fasilitasi Pengecatan 300 Masjid

Nippon Paint secara regular telah membantu pengecatan 300 masjid di Indonesia.

EKONOMI | 13 Februari 2020

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 13.690

Rupiah berada di level Rp 13.694 per dolar AS atau terdepresiasi 20 poin (0,1 persen).

EKONOMI | 13 Februari 2020

IHSG Ditutup Melemah ke 0,7%

Investor asing mencatat aksi jual sebesar Rp 49,43 miliar.

EKONOMI | 13 Februari 2020

Virus Korona, Target Pertumbuhan Ekonomi Tidak Akan Direvisi

Pemerintah terus berupaya meminimalisir dampak negatif yang ditimbulkan terhadap perekonomian

EKONOMI | 13 Februari 2020

Dampak Korona, Arus Penerbangan Turun 30%

Guna menutupi potensi kerugian akibat penurunan lalu lintas itu, maka pemerintah menyiapkan skema insentif bagi maskapai.

EKONOMI | 13 Februari 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS