Menhub Targetkan Groundbreaking Bandara Kediri April 2020

Menhub Targetkan Groundbreaking Bandara Kediri April 2020
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Thresa Sandra Desfika / FER Minggu, 16 Februari 2020 | 15:28 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, menyatakan, pemerintah menargetkan groundbreaking Bandara Kediri, Jawa Timur (Jatim), akan dilaksanakan pada April 2020. Untuk pembangunan tahap pertama senilai Rp 9,2 triliun, dan pengerjaannya ditargetkan tuntas pada April 2022.

Pemerintah Minta Maskapai Diskon Tarif

Hal tersebut disepakati dalam rapat perencanaan pembangunan Bandara Kediri di Pendopo Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Sabtu (15/2/2020).

Rapat ini dihadiri oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera) Basuki Hadimuljono, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, Bupati Kediri Haryanti Sutrisno, perwakilan PT Gudang Garam, serta stakeholders lainnya.

"Kita berbahagia karena dalam rapat yang dipimpin Seskab, sudah sepakat bahwa bulan April 2020 akan dilakukan groundbreaking,” ungkap Budi Karya Sumadi dalam keterangannya, Minggu (16/2/2020).

Pembebasan Tanah Bandara Kediri Sudah 78%

Menhub menambahkan, pembangunan tahap pertama ditargetkan selesai dalam kurun waktu dua tahun atau pada April 2022. "Dua tahun ini waktu yang cukup untuk menyelesaikan pembangunan tahap pertama, mengingat Bandara Internasional Yogyakarta di Kulonprogo selesai dibangun dalam waktu 18-19 bulan atau sekitar 1,5 tahun," ujar Budi Karya.

Budi Karya mengapresiasi kerja sama yang baik antara pemerintah daerah di Jatim dan pihak swasta dalam hal ini PT Gudang Garam dalam rencana pembangunan Bandara Kediri.

"Ini merupakan pertama kali pihak swasta sepenuhnya menginvestasikan pembangunan bandara dengan skema KPBU (kerja sama pemerintah badan usaha). Artinya, PT Gudang Garam akan mendapat konsesi, bisa 30 atau 50 tahun. Ini merupakan hal yang patut dicontoh oleh daerah lain untuk melakukan seperti yang dilakukan oleh Pemprov Jatim, Kediri, dan Gudang Garam,” jelas Budi Karya.



Sumber: BeritaSatu.com