Pemerintah Siap Injeksi BPJS Kesehatan Sebesar Rp 48 Triliun

Pemerintah Siap Injeksi BPJS Kesehatan Sebesar Rp 48 Triliun
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy (ketiga kiri), bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani (kedua Kiri), Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto (kedua kanan), Menteri Sosial Juliari P Batubara (kanan) dan Direktur Utama BPJS Kesehatan Fahmi Idris (kiri) saat hadir pada rapat gabungan bersama Komisi II, Komisi VIII, Komisi IX dan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/2/2020). (Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono)
Ahmad Salman / YTB Selasa, 18 Februari 2020 | 22:36 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Keuangan menyiapkan dana sebesar Rp 48.000.000.000 untuk menginjeksi BPJS Kesehatan tahun ini. Anggaran tersebut akan diberikan untuk pembayaran premi peserta penerima bantuan iuran.

Demikian pernyataan disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (18/2/2020).

Sri Mulyani mengatakan anggaran Rp 48.000.000.000 digelontorkan untuk menambah pendapatan dari BPJS Kesehatan. Termasuk di dalamnya untuk menutupi defisit tahun lalu dari BPJS Kesehatan yang nilainya diprediksi masih Rp 15,5 triliun.

Semula defisit dari BPJS Kesehatan diprediksi mencapai Rp 32,4 triliun. Pemerintah lalu memberikan injeksi bantuan dana sebesar Rp 13,4 triliun.



Sumber: BeritaSatu TV