Jerry Sambuaga Bertekad Percepat Penyelesaian IEU dan CEPA

Jerry Sambuaga Bertekad Percepat Penyelesaian IEU dan CEPA
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga bertemu Direktur European External Action Service untuk Asia Pasifik, Gunnar Wiegand, Selasa, 18 Februari 2020. (Foto: Beritasatu Photo / Istimewa)
Robertus Wardi / RSAT Rabu, 19 Februari 2020 | 11:37 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga didampingi Dubes Indonesia untuk Brussels, Luxemburg dan Uni Eropa, Yuri Thamrin bertemu Direktur European External Action Service untuk Asia Pasifik, Gunnar Wiegand, Selasa (18/2/2020). Pertemuan ini merupakan lanjutan pertemuan di Jakarta beberapa waktu lalu.

Dalam keterangan yang diterima Beritasatu.com, Rabu (19/2) pagi, Jerry menyebut pertemuan untuk mengupayakan percepatan perundingan Indonesia Europan Union (IEU) - CEPA dan membahas isu-isu perdagangan terkini antara Indonesia dan Eropa.

"Ada beberapa isu yang menjadi perhatian Uni Eropa dan Indonesia mengenai tinjauan perdagangan dan investasi serta tentu saja soal produk kelapa sawit. Ada perkembangan dan dinamika paradigma baik di sisi Uni Eropa maupun Indonesia," kata Jerry.

Jerry  menyebut tujuan Indonesia adalah tidak ingin mengganggu hubungan perdagangan kedua belah pihak. Karena itu, Indonesia perlu melakukan pendalaman untuk mencapai titik temu, terutama kesepahaman kondisi masing-masing.

Menurutnya, beberapa perubahan paradigma di Uni Eropa yang perlu diperhatikan oleh Indonesia antara lain makin intensnya Uni Eropa terhadap isu lingkungan yang bisa mengancam bukan saja produk kelapa sawit tetapi juga produk-produk Indonesia lainnya. Kedua belah pihak juga perlu merundingkan kerangka konsep perdagangan maupun kerja sama yang lebih luas dengan mengakomodasi kepentingan dan karakter sosial ekonomi masing-masing.

"Bagi Indonesia itu penting mengingat secara riil Indonesia dan Uni Eropa berbeda dalam semua aspek. Karena itu kedua negara harus memberikan ruang kebijakan untuk mewadahi perbedaan-perbedaan itu. Tentu kepentingan nasional menjadi prinsip yang harus diperjuangkan dalam pertemuan ini. IEU CEPA cepat selesai dan memberikan manfaat besar," tutur Jerry yang juga politisi Partai Golkar.

Sementara Dubes Indonesia untuk Brussels, Luxemburg dan Uni Eropa, Yuri Thamrin menekankan perlunya konsistensi terhadap implementasi ketentuan-ketentuan perdagangan internasional pada kedua belah pihak. Indonesia ingin Uni Eropa menerapkan kebijakan standarisasi dari EU yang diberlakukan untuk produk Indonesia diterapkan pula kepada produk serupa dari negara lain.

"Saya selaku perwakilan pemerintah di EU menyambut dan mendukung pertemuan yang dilakukan oleh Wamendag ini sebagai upaya mendorong percepatan IEU CEPA," kata Yuri Thamrin.

Perundingan IEU-CEPA sendiri sudah berjalan selama sembilan putaran. Masih ada beberapa isu yang belum diselesaikan oleh kedua belah pihak, baik dalam sektor perdagangan barang dan jasa, pengembangan kapasitas dan procurement pemerintahan. Baik Indonesia maupun Uni Eropa optimistik bahwa tahun ini IEU dan CEPA bisa selesai.

 



Sumber: BeritaSatu.com