Presiden Minta 10.000 UMKM Diberi Izin Usaha Gratis

Presiden Minta 10.000 UMKM Diberi Izin Usaha Gratis
Aktifitas pekerja pasar induk Kramat Jati di Blok buah, Jakarta, Kamis, 30 Januari 2020. ( Foto: Suara Pembaruan / Joanito De Saojoao )
Lenny Tristia Tambun / HA Kamis, 20 Februari 2020 | 15:17 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta bupati dan wali Kota memberikan target kepada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di daerahnya agar dapat memberikan izin usaha kepada 10.000 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) secara gratis.

“Kalau perlu saya minta bupati, wali kota, berikan target kepada PTSP. Tahun ini, (izin usaha) harus diberikan kepada 10.000 pengusaha kecil, gratis,” kata Jokowi saat memberikan sambutan dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Investasi Tahun 2020 yang digelar Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) di The Ritz Carlton Jakarta Pacific Place, Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2020).

Ia meminta bupati dan wali kota mendorong PTSP agar aktif terjun ke bawah dan mendatangi para pelaku UMKM yang belum mendapatkan izin, sehingga mereka bisa mengantongi izin usaha dengan mudah dan gratis.

Upaya seperti itu, kata Jokowi, pernah ia lakukan sendiri sewaktu menjabat wali kota Solo, Jawa Tengah.

“Yang aktif dari Kantor PTSP, lebih baik begitu. Yang kecil-kecil dilayani, didatangi. Saya dulu waktu jadi wali kota di Solo, saya beri target tahun ini 1.000, tahun depan sekian ribu. Didatangi, ada warung, kasih nih izin. Ada bengkel kecil, beri izin. Jangan nunggu, datangi. Ini yang namanya melayani seperti itu, kepada yang kecil-kecil,” jelas Jokowi.

Jika seluruh pelaku UMKM memiliki izin usaha, lanjut Jokowi, maka akses mendapatkan suntikan modal dari perbankan akan lebih mudah. Karena kalau ingin melakukan pinjaman modal, pasti syarat yang utama adalah memiliki izin usaha.

“Kalau seluruh usaha kecil menengah punya izin, akses ke modal dan keuangan akan lebih mudah. Karena yang namanya ingin akses modal ke bank, pasti ditanya izin. Enggak punya (izin), enggak akan diberi (pinjaman modal). Bank itu memang harus prudent, begitu banking system,” ujar Jokowi.



Sumber: BeritaSatu.com