Resmikan Dormitory Matindok, Pertamima EP Ingin SDM Produktif

Resmikan Dormitory Matindok, Pertamima EP Ingin SDM Produktif
Direktur Operasi dan Produksi PT Pertamina EP Chalid Said Salim (tengah) ditemani GM Asset 4 Agus Amperianto (kanan) dan Field Manajer Donggi Matindok Andry saat meresmikan dormitori (asrama) pekerja di Matindok Field Kabupaten Banggai, Sulteng, Senin (24/2/2020). ( Foto: Beritasatu Photo / Whisnu Bagus )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Senin, 24 Februari 2020 | 14:12 WIB

Banggai, Beritasatu.com - PT Pertamima EP Asset 4 Donggi Matindok Field meresmikan dormitory (asrama) bagi pekerja di Matindok Field, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah (Sulteng). Melalui dormitory ini, perseroan berharap sumber daya manusia (SDM) di lapangan lebih produktif.

"Saya harap semua pekerja lebih siap menghadapi tantangan," kata Direktur Operasi dan Produksi PT Pertamima EP Chalid Said Salim di sela peresmian dormitory di Donggi Matindok Field, Kabupaten Banggai, Sulteng, Senin (24/2/2020).

Chalid mengatakan pembangunan dormitori ini sebagai bantuk komitmen petusahaan untuk memberikan yang terbaik buat pekerja. "Kami ingim memberi kenyamanan dalam bekerja," kata Chalid Said Salim.

Chalid menambahkan, semua pekerja diharapkan bisa menjaga aset dormitory untuk jangka panjang, "Jangan mengandalkan petugas kebersihan, semua masing-masing turut menjaga fasilitas ini," kata Chalid Said Salim.

General Manager PT Pertamina EP Asset 4 Agus Amperianto mengatakan, pembangunan dormitory sekelas hotel bintang empat ini membutuhkan investasi Rp 33,5 miliar. Dilengkapi 39 kamar seluas rata-rata 28 meter persegi, pekerja dapat memanfaatkan asrama ini guna mengoptimalkan produktivitas.

"Semua fasilitas sama dengan kamar terbaik, tidak ada kelas deluxe, superior. Hanya ada dua kamar VVIP untuk tamu. Bedanya hanya di ranjang, sisanya semua fasilitas kamar sama," kata Agus Amperianto.

Field Manajer PT Pertamina Asset 4 Donggi Senoro Field Andry mengatakan, dengan berfungsinya dormitory di Matindok, maka perlu pengaturan pekerja di dormitory Donggi yang sudah ada empat tahun silam. "Kalau ada kegiatan di Matindok kita dioptimalkan penggunaan dormitory," kata Andry.



Sumber: BeritaSatu.com