Andalan Pertamina EP, Produksi Gas Donggi-Matindok Ditargetkan 79,58 MMSCFD
INDEX

BISNIS-27 536.336 (-9.74)   |   COMPOSITE 6258.57 (-118.4)   |   DBX 1209.79 (-7.56)   |   I-GRADE 185.201 (-3.15)   |   IDX30 531.719 (-11.49)   |   IDX80 142.034 (-2.79)   |   IDXBUMN20 420.424 (-11.55)   |   IDXESGL 146.593 (-2.74)   |   IDXG30 145.132 (-2.95)   |   IDXHIDIV20 467.118 (-8.07)   |   IDXQ30 151.699 (-2.74)   |   IDXSMC-COM 284.118 (-6.96)   |   IDXSMC-LIQ 356.602 (-8.98)   |   IDXV30 142.342 (-4.12)   |   INFOBANK15 1078.54 (-23.31)   |   Investor33 455.425 (-8.95)   |   ISSI 183.228 (-3.1)   |   JII 646.305 (-9.76)   |   JII70 225.666 (-3.53)   |   KOMPAS100 1262.11 (-23.67)   |   LQ45 987.949 (-21.07)   |   MBX 1725.55 (-36.04)   |   MNC36 336.055 (-6.76)   |   PEFINDO25 332.023 (-6.72)   |   SMInfra18 316.891 (-5.9)   |   SRI-KEHATI 389.555 (-8.04)   |  

Andalan Pertamina EP, Produksi Gas Donggi-Matindok Ditargetkan 79,58 MMSCFD

Senin, 24 Februari 2020 | 22:18 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Banggai, Beritasatu.com - PT Pertamima EP Asset 4 memproyeksi produksi gas Donggi Matindok Field pada 2020 sebesar 79,58 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) atau paling tinggi di antara empat lapangan di Asset 4. Sementara produksi minyak ditargetkan mencapai 1.192 barrel oil per day (BOPD).

Direktur Operasi dan Produksi PT Pertamina EP Chalid Said Salim Donggi Matindok Field punya peranan penting bagi asset 4 bahkan pada Pertamima EP. "Donggi Matindok penyumbang lima besar pendapatan bagi Pertanima EP," kata Chalid Said Salim di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Senin (24/2/2020).

Menurut Chalid, sepanjang 2019 Pertamina EP Asset 4 Donggi Matindok Field menyumbang laba bersih sekitar UD$ 57 juta. "Kontribusi net profit sekitar Rp 900 miliar atau hampir Rp 1 triliun," kata Chalid Said Salim.

Chalid mengatakan tantangan terbesar dalam produksi migas adalah menjaga penurunan (decline) sesuai rencana dengan laju penurunan 28 persen-29 persen. Di sisi lain perseroan juga terus melakukan sumur-sumur pengembangan. "Secara umum ada dua kegiatan yakni pengembangan dan menjaga decline," kata Chalid Said Salim.

Adapun biaya operasi produksi migas Pertamina EP pada 2020 sekitat US$ 1,2 miliar, atau rekatif sama dengan biaya operasi tahun 2019. "Tahun lalu realisasi sekitar US$ 1 miliar," kata Chalid.

General Manager PT Pertamima EP Asset 4 Agus Amperianto mengatakan, pada 2020 produksi gas asset 4 diharapkan mencapai rata-rata 162,22 MMDCFD atau naik dari 2019 sekitar 160 MMSCFD. Dari total target tersebut, hampir separuhnya dikontribusikan lapangan Donggi Matindok sebesar 79,58 MMSCFD, berikutnya lapangan Cepu 67,37 MMSCFD, lapangan Sukowati 11,41 MMDCFD, Poleng 3,86 MMSCFD dan Papua 0,71 MMSCFD. "Donggi Matindok adalah penyimbang revenue untuk sales gas terbesar di asset 4," kata Agus Amperianto.

Sementara untuk produksi minyak asset 4 di 2020 diproyeksi mencapai 16.100 BOPD Dari total jumlah itu, lapangan Donggi Matindok tidak terlalu besar diproyeksi mencapai 600 BOPD atau di atas unitisasi lapangan Wakamuk 67 BOPD. Urutam teratas proyeksi produksi minyak asset berturut-turut adalah lapangan Sukowati 9.240 BOPD, lapangan Poleng 2.879 BOPD, lapangam Cepu 2.213 BOPD, lapangan Papua 1.192 BOPD

Sementara produksi minyak sepanjang 2019 sebesar 15.833 BOPD. Produksi 2019 naik 10, 6 persen atau sebesar 1.516 BOPD didorong keberhasilan dalam mengelola lapangan eks terminasi Unitisasi Sukowati dan eks-terminasi TAC Linda Sele di Papua. Field Sukowati dan Field Papua berhasil meningkatkan produksi masing-masing sebesar 22 persen dan 11 persen. Adapun realisasi produksi 2019 adalah 98 persen untuk minyak dan 102 persen untuk gas dari target yang ditetapkan dalam rencana kerja anggaran perusahaan (RKAP).



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pelarangan Truk Kelebihan Muatan Berlaku Penuh Awal 2023

Penundaan pemberlakuan truk kelebihan muatan karena adanya permohonan dari pelaku usaha

EKONOMI | 24 Februari 2020

Trinitan Global Pasifik Komitmen Bangun Energi Terbarukan

Trinitan mendukung upaya pemerintah dalam penyediaan energi bersih dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

EKONOMI | 24 Februari 2020

Pertamina Harap PLN Implementasikan Serap Gas Donggi-Matindok

Sepanjang 2019 Pertamina EP Asset 4 Donggi Matindok Field menyumbang laba bersih sekitar UD$ 57 juta.

EKONOMI | 24 Februari 2020

Indosat Ooredoo Raih Laba Rp 1,56 Triliun

Dalam laporan kinerja perusahaan, total pendapatan tumbuh 12,9% menjadi sebesar Rp 26,1 triliun.

EKONOMI | 24 Februari 2020

Dicoret AS Sebagai Negara Berkembang, RI Terancam Kehilangan Fasilitas Bea Masuk

Pencabutan status dari negara berkembang berpotensi membuat Indonesia kehilangan fasilitas perdagangan.

EKONOMI | 24 Februari 2020

Kempupera Kembangkan Teknologi Mortar Busa untuk Infrastruktur Tanah Lunak

Kempupera kembangkan teknologi baru untuk pembangunan infrastruktur di tanah lunak.

EKONOMI | 24 Februari 2020

Bursa Asia Ditutup Turun, Eropa Dibuka Melemah

Bursa Asia Shanghai SE composite di Tiongkok melemah 8 poin (0,28 persen) mencapai 3.031.

EKONOMI | 24 Februari 2020

Kemkop dan UKM Tingkatkan Daya Saing UMKM di Destinasi Wisata Super Prioritas

Kemkop dan UKM lakukan konsolidasi perkuat KUMKM.

EKONOMI | 24 Februari 2020

Insentif untuk Maskapai Masih Dibahas

Pemberian insentif untuk maskapai masih dibahas oleh pemerintah.

EKONOMI | 24 Februari 2020

Kemhub Imbau Maskapai Optimalkan Rute Domestik

Kemhub mengimbau maskapai mengoptimalkan rute domestik, guna mengantisipasi utilitas pesawat.

EKONOMI | 24 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS