Pemerintah Siapkan Instrumen Fiskal Atasi Dampak Corona

Pemerintah Siapkan Instrumen Fiskal Atasi Dampak Corona
Ilustrasi wisatawan mancanegara. ( Foto: Antara / Muhammad Adimaja )
Novy Lumanauw / FER Selasa, 25 Februari 2020 | 17:36 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, pemerintah akan melakukan langkah-langkah konkret melalui penerapan kebijakan fiskal untuk meningkatkan aktivitas perekonomian nasional, khususnya industri pariwisata yang sangat terpukul akibat merebaknya kirus korona.

Baca Juga: Jokowi Minta Promosi Wisata dan MICE Ditingkatkan

Hal itu diungkapkan Presiden Jokowi saat membuka Rapat Terbatas (Ratas) lanjutan Pembahasan Dampak Virus Covid-19 terhadap perekonomian Indonesia, di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Jokowi mengatakan, langkah yang akan ditempuh pemerintah diharapkan dapat mendorong geliat industri, terutama dari sisi konsumsi, investasi, dan pariwisata.

"Kita akan memutuskan langkah-langkah kebijakan fiskal dalam mendorong ekonomi kita, baik dari sisi konsumsi, investasi dan dalam meningkatkan kembali sektor pariwisata, terutama di Bali, di Sulawesi Utara, dan di Kepulauan Riau, di mana daerah-daerah destinasi wisata ini yang banyak dikunjungi wisatawan dari RRT," kata Jokowi.

Baca Juga: Jokowi Siapkan Stimulus Bagi Wisatawan

Presiden Jokowi mengungkapkan, pemerintah akan menggunakan instrumen fiskal untuk menggairahkan kembali sektor pariwisata di Pulau Bali, Sulawesi Utara, dan Kepulauan Riau yang selama ini dikenal banyak dikunjungi wisatawan asal Tiongkok.

"Kita tahu, kita sedang menghadapi tekanan akibat penurunan kunjungan wisatawan dari Tiongkok akibat virus korona. Saya juga minta agar memaksimalkan kegiatan konferensi dalam negeri, MICE di daerah-daerah tersebut serta ditingkatkan promosi yang menyasar ke pasar wisatawan manca negara yang sedang mencari alternatif destinasi wisata karena batal mengunjungi Tiongkok, Korea, dan Jepang,” kata Presiden Jokowi.

Jokowi menambahkan, insentif yang akan diberikan pemerintah diterapkan secara bersamaan sehingga dapat mendorong laju pertumbuhan ekonomi. "Saya minta agar insentif dan upaya mendorong ekonomi ini dilakukan secara bersamaan dan saling dukung-mendukung," tegas Jokowi.



Sumber: BeritaSatu.com