Diskon Tarif Diharapkan Dongkrak Volume Penumpang Pesawat

Diskon Tarif Diharapkan Dongkrak Volume Penumpang Pesawat
Budi Karya Sumadi. ( Foto: Antara )
Thresa Sandra Desfika / FER Rabu, 26 Februari 2020 | 17:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, memperkirakan lalu lintas penumpang pesawat akan kembali tumbuh 30 persen hingga 40 persen dengan adanya dukungan insentif untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke-10 destinasi di Tanah Air. Adapun insentif diberikan guna menutupi potensi berkurangnya wisatawan akibat virus korona.

Baca Juga: Menhub Targetkan Groundbreaking Bandara Kediri April 2020

Budi Karya Sumadi menjelaskan, pemerintah bersama stakeholders perhubungan udara menyiapkan diskon tarif bagi penumpang pesawat selama periode Maret-Mei 2020.

Besaran diskon disiapkan hingga 50 persen yang diterapkan untuk 25 persen dari total kapasitas di setiap penerbangan domestik ke-10 destinasi yang sudah ditetapkan.

Selain itu, pemerintah juga mengenakan insentif untuk wisatawan mancanegara sampai dengan menyiapkan penerapan nol rupiah untuk pajak hotel dan restoran.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Instrumen Fiskal Atasi Dampak Korona

"Kalau multiplier effect dari sini 25 persen (diskon penerbangan domestik), insentif mancanegara, dan hotel murah, ya mungkin 30 persen hingga 40 persen peningkatan penumpangnya sehingga pariwisata masih baik," ungkap Budi Karya di Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Budi Karya menambahkan, insentif-insentif diperlukan agar industri pariwisata dalam negeri tetap tumbuh di tengah potensi berkurangnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara, terutama dari Tiongkok, akibat virus korona.

"Pemerintah membuat payung upaya recovery agar kehidupan pariwisata di tempat itu jadi lebih baik," ujar mantan direktur utama PT Angkasa Pura II itu.

Menurut Budi, pemberian diskon tarif pesawat domestik ke-10 destinasi akan mulai diberlakukan per 1 Maret sampai dengan akhir Mei 2020. Saat ini, pemerintah masih akan melakukan finalisasi kesiapan pemberian insentif bersama maskapai.



Sumber: BeritaSatu.com