Apindo Minta Insentif Bagi Industri Pariwisata Segera Dieksekusi

Apindo Minta Insentif Bagi Industri Pariwisata Segera Dieksekusi
Presiden Joko Widodo (kanan) menerima penghargaan Bapak Pariwisata Nasional dari Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Haryadi Sukamdani (kedua kanan) saat menghadiri HUT PHRI ke-50 di Jakarta, Senin, 11 Februari 2019. ( Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay )
Herman / FER Rabu, 26 Februari 2020 | 19:33 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Hariyadi Sukamdani menyambut baik insentif yang diberikan pemerintah kepada industri pariwisata.

Baca Juga: Dampak Korona, Bahan Baku Industri Menipis

Hariyadi berharap, eksekusi pemberian insentif dari pemerintah pusat ini bisa berjalan dengan lancar, sehingga industri pariwisata yang mulai terdampak wabah virus korona bisa kembali bangkit.

"Insentif ini hal yang bagus, tetapi yang paling penting itu eksekusinya. Sebab insentif ini ada keterkaitan dengan banyak pihak. Semakin cepat dieksekusi, tentu akan semakin cepat memberikan dampak ke konsumen,” kata Hariyadi, di gedung DPR, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Akibat wabah virus korona, lanjut Hariyadi, penurunan kunjungan wisatawan mancanegara memang sangat terasa, terutama di Bali. Bila sebelumnya saat low season pengunjung wisman di hotel-hotel yang ada di Bali bisa sampai 55 persen sampai 60 persen, saat ini  hanya tinggal 30 persen.

Baca Juga: Wishnutama Jelaskan Alasan Sewa Influencer Rp 72 Miliar

"Dampaknya memang sangat besar bagi sektor pariwisata. Jadi saya harapkan insentif ini bisa cepat dieksekusi. Kalau cepat, pengaruhnya akan terasa. Kalau lambat, nantinya malah akan jadi percuma,” kata Hariyadi.

Sebelumnya, Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa insentif untuk wisatawan mancanegara, pemerintah memberikan alokasi tambahan sebesar Rp 298,5 miliar. Terdiri dari insentif Airlines dan Travel Agent, Insentif dalam skema Joint Promotion, kegiatan promosi pariwisata, serta familiarization trip (famtrip) dan influencer.

Sementara untuk wisatawan domestik, pemerintah memberikan diskon 30 persn penerbangan ke 10 tujuan wisata. Pemberian diskon 30 persen itu untuk kuota 25 persen seats di setiap penerbangan ke-10 tujuan wisata.

"Insentif ini berlaku selama tiga bulan yaitu Maret, April, dan Mei 2020. Program ini apabila dirasakan manfaatnya dapat dilanjutkan," kata Airlangga Hartanto.



Sumber: BeritaSatu.com