Menperin Lepas Ekspor Perdana Pipa Fiberglass ke AS

Menperin Lepas Ekspor Perdana Pipa Fiberglass ke AS
Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasamita, meresmikan pengiriman pipa komposisi serat kaca (fiberglass) ke Silicon Valley, Amerika Serikat (AS), di pabrik PT Future Pipe Industrie (FPI), Balaraja Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (26/2/2020). ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Kamis, 27 Februari 2020 | 08:07 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasamita, meresmikan pengiriman pipa komposisi serat kaca (fiberglass) produksi PT Future Pipe Industries (FPI) ke Silicon Valley, Amerika Serikat (AS), di pabrik PT Future Pipe Industrie (FPI), Balaraja Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (26/2/2020).

Baca Juga: Pemerintah Beri Diskon Tarif Listrik untuk Industri

Pipa berdiamater 3,4 meter dengan panjang total 5,3 kilometer (km) tersebut, nantinya digunakan untuk pembangunan Infrastuktur transmisi pembangunan (sewerage system) yang nantinya akan membangun beberapa kota di area San Fransisco, Belmont, Redmond dan San Carlos, Amerika Serikat.

Ekspor perdana pipa fiberglass ke AS

Country Head FPI, Andika Mahardika, mengatakan, ekspor perdana pipa fiberglass ke AS merupakan produk solusi dari Indonesia untuk AS. Diharapkan, produk dari FPI berupa fiberglass dapat makin berjaya dan bersaing dengan produsen global.

"Tentunya, sangat membanggakan sekali sebagai produk solusi dari Indonesia ikut membangun AS. Semoga industri dan ekspor kita semakin berjaya dan bersaing dengan produsen global," ujar Andika seperti dilansir keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Kamis (27/2/2020).

Baca Juga: Ekspor Kian Melaju, Investasi Industri Mamin Terus Dipacu

Lebih lanjut, Andika menjelaskan, produk pipa yang diekspor ke AS tersebut, merupakan 100 persen buatan ahli dalam negeri. "Produk pipa yang di buat oleh FPI adalah murni dirancang oleh ahli dalam negeri dan diproduksi di dalam negeri," tandas Andika.

Sementara itu, Menperin, Agus Gumiwang Kartasasmita, memberikan apresiasi kepada PT Future Pipe Industries atas realisasi komitmen penanaman modalnya di Indonesia dan berhasil melakukan perluasan pasar ekspornya hingga ke AS.

"Future Pipe Industries telah menginvestasikan sekitar US$ 40 juta, dan pada tahun 2020 ini berencana untuk kembali menambah investasi dalam rangka memenuhi kebutuhan domestik yang semakin besar dan pemenuhan kebutuhan pasar dunia, khususnya di pasar Asean," kata Menperin.

Penambahan investasi Future Pipe Industries, menurut Menperin, akan membawa efek berganda bagi perekonomian nasional. Dampaknya itu antara lain, penerimaan negara dalam bentuk pajak dan devisa, penyerapan tenaga kerja, penyerapan produk atau jasa industri pendukung seperti penggunaan resin dalam negeri, serta pemberdayaan dan alih teknologi kepada perusahaan lokal dalam hal instalasi dan perawatan.

"Sektor industri dituntut untuk menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional karena sektor industri berperan penting dalam menciptakan nilai tambah, perolehan devisa dan penyerapan tenaga kerja yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tegas Agus Gumiwang Kartasasmita.



Sumber: BeritaSatu.com