Jokowi: Ekonomi Digital Indonesia Terbesar di Asia

Jokowi: Ekonomi Digital Indonesia Terbesar di Asia
Joko Widodo. (Foto: Antara)
Novy Lumanauw / FMB Kamis, 27 Februari 2020 | 13:59 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, Indonesia adalah negara ekonomi digital terbesar di Asia, dengan pertumbuhan yang paling cepat.

Penetrasi pasar internet 65 persen di Indonesia pada tahun 2019 naik 10 persen dibandingkan tahun 2018 yang hanya 55 persen. Pada tahun 2018, terdapat 171 juta pengguna internet di Indonesia.

"Pada tahun 2015, nilai ekonominya US$ 8 miliar. Tahun 2019 mencapai US$ 40 miliar. Berarti sekitar Rp 560 triliun. Diprediksi pada tahun 2025, kita akan memiliki US$ 133 miliar," kata Presiden Jokowi saat menjadi pembicara kunci pada Indonesia Digital Summit 2020 di Jakarta, pada Kamis (27/2/2020).

Presiden Jokowi hadir didampingi di antaranya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri BUMN Erick Thohir, Menkominfo Johnny G Plate, serta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

Presiden Jokowi mengungkapkan, sebagai negara berpenduduk nomor empat terpadat di dunia, Indonesia juga tercatat memiliki ekosistem startup yang paling aktif di Asia Tenggara, nomor lima di dunia setelah Amerika Serikat, India, Inggris, dan Kanada.

"Kita nomor lima. Ini supaya bisa dimengerti betul. Kita nomor lima setelah Amerika Serikat, India, Inggris, dan Kanada. Kita memiliki 2.193 startup, ada satu decacorn, ada empat unicorn, yang salah satu founder-nya (Pendiri Gojek, Mendikbud Nadiem Makarim) saya jadikan menteri. Ini, ada di sini. Tapi itu juga belum cukup," kata Presiden Jokowi.

Disebutkan, saat ini Indonesia masih memiliki potensial pasar digital yang sangat besar dengan jumlah penduduk yang mencapai 267 juta jiwa. "Ini sebuah pasar yang sangat besar. Populasi terbesar keempat di dunia," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com