Bappebti Terbitkan Izin Calon Pedagang Fisik Aset Kripto pada Zipmex

Bappebti Terbitkan Izin Calon Pedagang Fisik Aset Kripto pada Zipmex
Marcus Lim, Founder Zipmex. (Foto: Istimewa / -)
Mashud Toarik / MT Jumat, 6 Maret 2020 | 15:19 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menerbitkan sertifikat sebagai Calon Pedagang Fisik Aset Kripto di Bursa Berjangka Indonesia kepada bursa aset kripto PT Zipmex Exchange Indonesia (Zipmex Indonesia).

Terbitnya sertifikat dengan dengan nomor 004/BAPPEBTI/CP-AK/02/2020 merupakan perkembangan signifikan bagi Zipmex dalam melegitimasi perdagangan asep kripto yang dilakoni di Indonesia.

Sebagai catatan, bursa aset kripto Zipmex Indonesia terafiliasi dengan Zipmex Thailand dan Australia, yang telah beroperasi sejak tahun 2018 lalu. Zipmex menjadi perusahaan aset kripto berjenis spot market (fisik) di Indonesia keenam yang terdaftar di Bappebti. Sebelumnya ada Tokocrypto, Indodax, Triv, Pintu dan Upbit Indonesia.

“Sejak awal Zipmex terus mencari cara untuk melegitimasi perdagangan aset kriptonya. Kami bekerjasama dengan regulator di setiap negara, tempat kami beroperasi. Dalam hal ini, berdasarkan peraturan yang ditetapkan oleh Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan Peraturan Bappebti, kami harus mematuhi standar operasional yang ditetapkan, termasuk diantaranya manajemen pengendalian risiko, sistem keamanan dan transaksi," kata Marcus Lim, Pendiri Zipmex dalam keterangannya pers yang diterima redaksi, Jumat (6/3/2020).

Saat ini di Thailand, Zipmex telah diberikan lisensi, namun dengan jumlah aset kripto yang masih terbatas. Sedangkan di Australia, Zipmex terdaftar melalui AUSTRAC. Dikatakan bahwa, saat ini Zipmex tengah mengajukan permohonan lisensi berdasarkan UU Layanan Pembayaran untuk bisa beroperasi di Singapura.

Menurut Marcus, peraturan Bappebti merupakan bagian dari rencana yang lebih besar untuk menyediakan kerangka hukum untuk perdagangan aset kripto di Indonesia, di luar pasar saham yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

“Peraturan adalah kunci untuk adopsi. Itu yang kelak menciptakan kredibilitas dan legitimasi bagi industri aset kripto. Zipmex didirikan dengan mempertimbangkan semua pihak, menawarkan lingkungan perdagangan yang cepat, sehat dan aman,” tegasnya.

Sejak diluncurkan di Indonesia akhir tahun lalu, Zipmex Indonesia telah mengelola transaksi Bitocin lebih dari US$35 juta.

"Aset kripto memiliki potensi untuk secara signifikan mendukung inklusi keuangan di Indonesia, serta pertumbuhan ekonomi, Zipmex mendukung hal itu dan telah menawarkan onboarding Rupiah tanpa batas dan harga Bitcoin yang kompetitif," tegasnya.

Selain dari perdagangan aset kripto, Zipmex juga memberikan layanan 100% asuransi atas aset-aset kripto yang dimiliki investor. Adapun perdangan aset yang dikelola oleh Zipmex adalah Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Ripple (XRP) dan Litecoin (LTC).



Sumber: BeritaSatu.com