Selain Marketplace, Tokopedia Fokus di Empat Lini Bisnis

Selain Marketplace, Tokopedia Fokus di Empat Lini Bisnis
External Communications Lead tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya menjadi pembicara di acara perkenalan Forum Wartawan Teknologi (Forwat), di Jakarta, 10 Maret 2020 ( Foto: Beritasatu Photo / Herman )
Herman / FER Selasa, 10 Maret 2020 | 18:53 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Memasuki usianya yang ke-11 tahun, Tokopedia semakin memantapkan komitmennya untuk menjadi Super Ecosystem, yaitu infrastruktur menyeluruh yang bisa mempermudah masyarakat lewat kolaborasi dengan berbagai mitra strategis. Fokus bisnis Tokopedia kini juga bukan hanya marketplace, tetapi sudah merambah ke banyak bidang.

"Tokopedia bukan lagi hanya sebagai perusahaan e-Commerce, kita sudah bertransformasi menjadi perusahaan teknologi,” kata External Communications Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya, di acara perkenalan Forum Wartawan Teknologi (Forwat), di Jakarta, Selasa (10/3/2020).

Baca: 1,5 Tahun Terakhir, Produk di Tokopedia Bertambah 150%

Ada empat lini bisnis yang kini menjadi fokus Tokopedia. Selain marketplace dan produk digital yang menjadi core bisnisnya, Tokopedia kini juga fokus pada fintech dan pembayaran. Beberapa produk yang telah diluncurkan seperti Tokopedia Emas, Tokopedia Reksadana, Reksadana Syariah, hingga pinjaman modal. Platform Tokopedia juga sudah bisa melayani lebih dari 50 metode pembayaran.

Lini bisnis ketiga adalah logistik dan fulfillment, yaitu layanan gudang penyimpanan, pengelolaan produk, pengemasan, hingga pengiriman, yang bertujuan untuk memudahkan sellers menjangkau lebih banyak pembeli di seluruh Indonesia. Yang keempat adalah Mitra Tokopedia, program Tokopedia untuk memberdayakan para pemilik warung melalui pemanfaatan teknologi.

Ekhel menegaskan, data analytic, machine learning dan artificial intelligence (AI) menjadi sebagian dari teknologi yang diusung dan dikedepankan di setiap inisiatif Tokopedia. Hal ini dilakukan guna menjadikan Tokopedia sebagai perusahaan teknologi yang AI-First. Tokopedia sendiri saat ini telah memiliki sekitar 7,2 juta merchant atau penjual, lebih dari 90 juta pengguna bulanan, dan menawarkan sekitar 250 juta produk.

Baca: HIPO Dorong Pelaku UMKM Go Digital

"Pemanfaatan AI sudah kami mulai sejak beberapa tahun lalu hingga sekarang dalam perjalanan untuk menjadi AI-First Company. Mungkin setiap perusahaan memiliki definisi yang berbeda terkait AI-First Company. Tetapi bagi Tokopedia adalah bagaimana kita bisa menghadirkan customer experience dengan mengoptimalkan pengalaaman pengguna melalui tingkat personalisasi yang lebih tinggi, prediksi yan lebih cerdas, dan juga memberikan rekomendasi yang lebih baik,” kata Ekhel.



Sumber: BeritaSatu.com