Soal RUU Omnibus Law, Sandiaga Uno: Harus Ada Langkah Out of The Box
INDEX

BISNIS-27 536.336 (-9.74)   |   COMPOSITE 6258.57 (-118.4)   |   DBX 1209.79 (-7.56)   |   I-GRADE 185.201 (-3.15)   |   IDX30 531.719 (-11.49)   |   IDX80 142.034 (-2.79)   |   IDXBUMN20 420.424 (-11.55)   |   IDXESGL 146.593 (-2.74)   |   IDXG30 145.132 (-2.95)   |   IDXHIDIV20 467.118 (-8.07)   |   IDXQ30 151.699 (-2.74)   |   IDXSMC-COM 284.118 (-6.96)   |   IDXSMC-LIQ 356.602 (-8.98)   |   IDXV30 142.342 (-4.12)   |   INFOBANK15 1078.54 (-23.31)   |   Investor33 455.425 (-8.95)   |   ISSI 183.228 (-3.1)   |   JII 646.305 (-9.76)   |   JII70 225.666 (-3.53)   |   KOMPAS100 1262.11 (-23.67)   |   LQ45 987.949 (-21.07)   |   MBX 1725.55 (-36.04)   |   MNC36 336.055 (-6.76)   |   PEFINDO25 332.023 (-6.72)   |   SMInfra18 316.891 (-5.9)   |   SRI-KEHATI 389.555 (-8.04)   |  

Soal RUU Omnibus Law, Sandiaga Uno: Harus Ada Langkah Out of The Box

Kamis, 12 Maret 2020 | 08:39 WIB
Oleh : Carlos Roy Fajarta / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Penyusunan Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law di tengah merebaknya virus corona di dunia harus merujuk pada tren pelambatan ekonomi dunia. Pemerintah harus berpikir out of the box atau di luar kewajaran, salah satu di antaranya memberikan insentif kepada dunia usaha, khususnya pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Hal tersebut diungkapkan Sandiaga Uno usai menghadiri Pengajian bersama Aa Gym di Hotel Ambhara, Jalan Iskandarsyah Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu (11/3/2020).

Hal tersebut katanya sesuai dengan tujuan dari Omnibus Law, yakni mendorong pertumbuhan ekonomi dengan menyederhanakan undang-undang perpajakan, cipta lapangan kerja, dan pemberdayaan UMKM.

Sehingga, lanjutnya, dunia usaha dalam negeri tetap bertahan di tengah melambatnya perekonomian dunia imbas dari merebaknya virus corona (Covid-19).

"Saya lagi membaca tentang bagian perpajakan ini di Omnibus Law. Saya melihat, justru saat merebaknya virus corona ini kita melihat pelambatan ekonomi dunia, turunnya harga minyak dan gas bumi dan perlambatan," ujar Sandiaga Uno.

"Tentunya penerimaan dari pada dunia usaha kita harus ada langkah-langkah yang out of the box, harus ada langkah-langkah yang memberikan suatu kelonggaran insentif, baik masyarakat terutama buat UMKM menghadapi ketidakpastian dari ekonomi ini," tambah Sandiaga Uno.

Tidak hanya kepada pemerintah, Sandiaga Uno juga berharap dunia usaha juga dapat berkontribusi dalam menjaga stabilitas ekonomi bangsa. Investasi katanya bertujuan untuk menjaga fiskal dan moneter nasional tetap terjaga.

"Saya berharap juga tentunya dunia usaha, para pengusaha menyikapi ini dengan memberikan masukan insentif fiskal dan moneter, apa yang diperlukan perbankan," jelas Sandiaga Uno.

Merujuk hal tersebut, politisi Gerindra ini mengusulkan agar pemerintah dapat mengundang dunia usaha untuk berdiskusi bersama dalam penyusunan Omnibus Law. Sebab diketahui, pelambatan ekonomi dunia yang terjadi saat ini berdampak langsung terhadap dunia usaha.

"Mungkin sudah harus duduk melihat dampak-dampak terhadap cicilan pembayaran bunga maupun cicilan pembayaran angsuran pembayaran pokok. Karena pasti dengan menurunnya ekonomi kita, kemampuan perusahaan untuk mengelola dana tunainya ini menjadi sangat terkendala," tandas Sandiaga Uno.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bursa Global Terbakar, IHSG Diprediksi Tergerus

Secara teknikal IHSG perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 5.006 - 5.181.

EKONOMI | 12 Maret 2020

Bursa Eropa Anjlok Dihantam Corona, Inggris Rilis Stimulus

Pan-European Stoxx 600 ditutup turun 0,7 persen setelah naik lebih dari 2 persen pada hari sebelumnya.

EKONOMI | 12 Maret 2020

Chevron Diminta Patuhi Aturan Menteri ESDM di Blok Rokan

Produksi diperkirakan menurun menjadi sekitar 160.000 barel per hari dari rata-rata sebelumnya 220.000 hingga 230.000 barel per hari.

EKONOMI | 12 Maret 2020

Indeks Dow Jones Turun 5,86%

Tiga indeks saham utama AS menurun tajam.

EKONOMI | 12 Maret 2020

Dampak Virus Corona, Arus Ekspor-Impor JICT Turun 10%

Mewabahnya virus corona mulai berdampak pada sektor ekspor-impor di dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) yang turun 10 persen.

EKONOMI | 12 Maret 2020

Corona Merebak, Milenial Bisa Alihkan Anggaran Traveling Untuk Beli Hunian

Pasar properti 2020 akan terus menjadi buyers market.

EKONOMI | 12 Maret 2020

Prudential Perkuat Pangsa Pasar Syariah di Jatim

Jatim merupakan pasar potensial bagi pengembangan produk berbasis syariah mengingat potensi jumlah penduduk yang sangat besar.

EKONOMI | 11 Maret 2020

Produksi Surfaktan, Petrokimia Gresik Gandeng SBRC IPB

Selain untuk sektor industri dan farmasi, surfaktan juga digunakan untuk keperluan eksplorasi minyak bumi.

EKONOMI | 11 Maret 2020

Umar Juoro: RUU Ciptaker Akan Lindungi Buruh Lokal

RUU Cipta Kerja juga mengatur penegakan hukum terhadap TKA yang melakukan pelanggaran aturan. Penegakan hukum sangat penting untuk menjamin pekerja lokal.

EKONOMI | 11 Maret 2020

Wall Street Kembali Terkoreksi, Donald Trump Gelar Rapat Darurat

Wall Street melemah di awal perdagangan hari ini, Rabu (11/3/2020). Donald Trump mengadakan rapat darurat dengan pejabat-pejabat kesehatan.

EKONOMI | 11 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS