Kecuali Tiongkok, Kemhub Pastikan Rute Internasional Tak Ditutup

Kecuali Tiongkok, Kemhub Pastikan Rute Internasional Tak Ditutup
Ilustrasi penumpang pesawat. ( Foto: Antara )
Lona Olavia / Thresa Sandra Desfika / FER Kamis, 19 Maret 2020 | 19:04 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perhubungan (Kemhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara memastikan tidak ada penutupan penerbangan ke negara selain dari dan ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT) atau Mainland China yang telah diterapkan sejak 5 Febuari 2020.

Baca: Kemhub Pastikan Kebersihan Transportasi Publik Terjaga

"Dipastikan tidak ada kebijakan penutupan sementara penerbangan internasional, kecuali dari dan ke RRT (Mainland China),” demikian ditegaskan Direktur Jendral Perhubungan Udara, Novie Riyanto dalam siaran persnya, Kamis (19/3/2020).

Hal ini sekaligus meluruskan pemberitaan yang beredar bahwa penerbangan selain dari dan ke RRT akan ditutup menyusul pengumuman Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terkait kebijakan pembatasan lalu lintas orang sehubungan dengan pandemi covid-19 yang akan diterapkan mulai Jumat (20/3/2020) besok.

Baca: Dampak Corona, Arus Penerbangan Turun 30%

Sehubungan dengan kebijakan tersebut, penumpang yang datang dengan menggunakan penerbangan internasional wajib mengisi formulir health alert card (HAC). Bagi para penumpang yang dalam 14 hari memiliki riwayat mengunjungi negara RRT, Iran, Italia, Korea Selatan untuk kota Daegu dan Provinsi Gyeongsangbuk-do, Vatikan, Spayol, Perancis, Jerman, Swiss dan Inggris akan ditolak masuk ke Indonesia.

Sedangkan bagi warga negara Indonesia (WNI) yang memiliki riwayat kunjungan ke negara-negara tersebut akan dilakukan pemeriksaan oleh kantor kesehatan pelabuhan (KKP).

Baca: Seluruh Ruangan Kemhub Disterilisasi

Novie yang juga Ketua komite fasilitasi nasional (FAL) udara memastikan pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait beserta anggota FAL lainnya untuk memastikan agar kebijakan pemerintah berjalan dengan baik dan sesuai dengan prosedur.

"Kami bersama dengan kementerian/lembaga dan stakeholder penerbangan yang bergabung dalam Komite FAL akan terus bekerja keras untuk mencegah penyebaran covid-19 melalui jalur transportasi udara," tegasnya.



Sumber: BeritaSatu.com