Erick Petakan Langkah Strategis BUMN Jaga Perekonomian

Erick Petakan Langkah Strategis BUMN Jaga Perekonomian
Erick Thohir ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Minggu, 5 April 2020 | 18:26 WIB

Jakarta, Beritasatu.com -Menteri BUMN Erick Thohir berkomitmen menjaga daya tahan BUMN dalam menghadapi dampak ekonomi dari pandemi virus corona (covid-19). Erick tak menampik pandemi covid-19 juga akan berimbas pada kinerja perusahaan pelat merah.

Erick menyampaikan sudah mulai melakukan finalisasi pemetaan portofolio bisnis seluruh BUMN dan anak-cucu usaha BUMN. Langkah awal, Erick merampingkan 51 anak-cucu usaha dari PT Pertamina, PT Telkom, dan PT Garuda Indonesia. Erick akan meneruskan perampingan dengan tetap memerhatikan para karyawan yang bekerja di dalamnya. "Kita memastikan harus juga bagaimana pekerja diutamakan, digabungkan usaha lain, diprioritaskam efisiensi dan memperkuat cashflow," lanjut Erick dalam keterangannya, Minggu (5/4/2020).

Baca juga: Di Tengah Wabah Virus Corona, Proyek-proyek BUMN Tetap Berjalan

Erick mengatakan, Kementerian BUMN telah melakukan pemetaan perusaahan negara berdasarkan portofolio bisnis. Pemetaan berdasarkan paramater nilai ekonomi layanan publik. Erick menyebut pemetaan akan menentukan langkah dan strategi bagi Kementerian BUMN untuk memutuskan mempertahankan, mentransformasikan, mengkonsolidasikan, atau divestasi atau pelepasan perusahaan.

Baca juga: Pandemi Virus Corona, BUMN Jamin Tetap Melayani Publik

Erick berharap pemetaaan dan sejumlah langkah efisiensi BUMN mampu mengantisipasi dampak perekonomian Indonesia akibat pandemi Covid-19. Erick menilai sejumlah negara, termasuk Indonesia tentu memiliki tantangan berat dalam sektor ekonomi lantaran pandemi Covid-19. Erick menyebut adanya potensi risiko berat dan sangat berat.

Erick menegaskan pemerintah tak tinggal diam dan terus berusaha menjaga perekonomian bangsa. Erick menyampaikan Presiden Joko Widodo telah mengambil inisiatif dengan menerbitkan sejumlah aturan dalam menjaga perekonomian nasional di tengah pandemi covid-19. Sementara Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan pihaknya akan berupaya menjaga pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat serta langkah-langkah ini mendapatkan apresiasi dari Managing Director IMF.



Sumber: BeritaSatu.com