Harga Emas Relatif Stabil di Tengah Program Stimulus

Harga Emas Relatif Stabil di Tengah Program Stimulus
Ilustrasi emas. ( Foto: Antara / Sigid Kurniawan )
/ WBP Kamis, 9 April 2020 | 05:54 WIB

Chicago, Beritasatu.com- Harga emas bertahan relatif stabil pada akhir perdagangan Rabu atau Kamis pagi WIB (9/4/2020), ketika investor menunggu rilis risalah pertemuan kebijakan Federal Reserve AS yang diharapkan memberikan petunjuk lebih lanjut tentang langkah stimulus di tengah peningkatan kasus virus corona

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di Bursa Comex naik tipis US$ 0,6 atau 0,04 persen, menjadi US$ 1.684,3 per ounce.

"Ketika sejumlah negara dan pemerintah federal merangsang ekonomi dengan mengguyur uang lewat program-program stimulus, akan sangat menguntungkan bagi emas," kata Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger.

Baca juga: Wall Street Meroket karena Harapan Covid-19 Capai Fase Puncak

Saham-saham Wall Street naik di tengah harapan wabah virus corona di Amerika Serikat mendekati puncaknya dan

Fokus sekarang bergeser ke risalah pertemuan terbaru The Fed pada pukul 18.00 GMT. "Tentu, kita semua akan tertarik melihat di mana The Fed berada di jalur suku bunga mereka. (Tapi) saya pikir kita lebih fokus pada rencana stimulus fiskal dibandingkan stimulus moneter," kata Meger.

Pandemi telah menginfeksi lebih dari 1,38 juta orang di seluruh dunia dan 81.451 telah meninggal, menurut penghitungan Reuters.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada Selasa (7/4/2020) bahwa Amerika mungkin mencapai puncak kurva wabah virus corona. 

Baca juga: Harga Minyak Naik, Investor Cermati Pemotongan Produksi

Pelaku pasar juga mencermati pertemuan anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu-sekutunya pada Kamis, yang dapat menghasilkan penurunan produksi lebih lanjut guna menopang harga minyak.

Investor juga menunggu beberapa laporan termasuk klaim pengangguran mingguan, indeks harga produsen, indeks sentimen konsumen, dan persediaan grosir pada Kamis (9/4/2020), bersama dengan indeks harga konsumen pada Jumat (10/4/2020).

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 27,5 sen atau 1,78 persen, menjadi US$ 15,205 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun US$ 11,4 atau 1,53 persen, menjadi Us$ 733,6 per ounce.



Sumber: Xinhua, Antara