Terdampak Covid-19, Apjatel Minta Penundaan Pajak
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Terdampak Covid-19, Apjatel Minta Penundaan Pajak

Sabtu, 11 April 2020 | 10:23 WIB
Oleh : Windarto / MPA

Jakarta, Beritasatu.com-Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) meminta pemerintah memberikan insentif pajak kepada para pelaku usaha, agar perusahaan bisa tetap memberikan layanan terbaik dan mendukung program work from hom (WFH) yang ditetapkan pemerintah.

Dampak wabah Covid-19 memang membuat perubahan besar dalam penggunaan jasa telekomunikasi terutama di sektor korporat. Ketua Umum Apjatel Muhammad Arif mengatakan, sejak Februari sudah terlihat dampak perubahan itu. Untuk perusahaan yang bergerak di sektor ritel memang terjadi peningkatan signifikan seiring dengan pemberlakuan WFH.

Beberapa perusahaan yang bergerak di sektor ritel ini melakukan berbagai insentif seperti melakukan free upgrade, open protect, atau promo-promo pembayaran dan sebagainya.

“Itu kami untuk mendukung program pemerintah agar masyarakat yang WFH dan mungkin juga pelajar dapat menikmati layanan yang maksimal dari rumah. Yang biasanya mungkin traffic itu ada di malam hari, kini sepanjang hari,” tuturnya, kepada Berita Satu TV di Jakarta, Jumat (10/4/2020).

Namun, kenaikan di sektor ritel tidak sebanding dengan penurunan yang diperoleh dari penggunaan jasa telekomunikasi di sektor korporat. Arif menyebut sektor korporat yang paling berat terdampak wabah Covid-19, dengan penerapan WFH. Hal ini disebabkan semua pelanggan yang ada di perkantoran berhenti beroperasi.

“Kami banyak menerima surat terminate, downgrade layanan, tentunya ini berdampak terhadap revenue perusahaan anggota Apjatel,” imbuhnya. Di sampaikan Arif, di bulan Maret saja diperkirakan ada penurunan revenue hingga 30% dan diperkirakan April dan Mei bisa berkurang hingga 50%, karena tidak tahu kondisi wabah virus dan penetapan PSBB ini sampai kapan.

Arif mencontohkan penurunan paling tajam terjadi di sektor pariwisata seperti di Bali dan Jogjakarta yang turun hingga 70% untuk penggunaan jaringan internet dan telekomunikasi untuk kegiatan pariwisata. Kendati dalam kondisi yang sulit tersebut, para penyelenggara jaringan telekomunikasi ini tetap mencoba membantu masyarakat dengan berbagai kebijakan insentif dari masing-masing perusahaan.

Karena itu menurut Arif, Apjatel meminta pemerintah untuk memperhatikan hal tersebut dan memberikan insentif kepada para perusahaan penyelenggara jaringan telekomunikasi dengan menunda beberapa kewajiban yang harus dibayarkan pemerintah terutama pembayaran BHP Telekomunikasi untuk pembayaran tahun 2020 dan juga untuk PPH 21 yang dapat dirasakan untuk yang sama-sama bergerak di bidang jasa.

Dalam surat bernomor 10/IV-Ketua/2020 tanggal 1 April 2020, Apjatel telah menyampaikan permohonan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, untuk mendapatkan insentif.

Permintaan keringanan itu berupa, pertama, pungutan BHP Telekomunikasi dan Kontribusi USO tahun pembayaran 2019 yang akan jatuh tempo April 2020 dapat ditunda pembayarannya. Juga untuk tahun buku 2020 BHP Telekomunikasi dan kontribusi USO dapat keringanan atau dihapuskan sampai melewati keadaan darurat kesehatan vrus Covid 19.

Kedua, untuk pajak PPH21 setidaknya industri telekomuikasi dapat diberikan keringanan sejak April 2020 sampai melewati keadaan darurat kesehatan Covid 19.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ditutup Negatif, Minyak Brent Sempat ke Level Tertinggi 3 Tahun di Atas US$ 80

Baik WTI dan Brent mengalami kenaikan selama 5 minggu berturut-turut, masing-masing naik lebih 50% untuk tahun 2021.

EKONOMI | 29 September 2021

Buku Ini Mudahkan Memahami UU Cipta Kerja dan Ketenagakerjaan

Buku “Kesatuan Naskah UU Ketenagakerjaan dan UU Cipta Kerja" sebagai alternatif untuk memudahkan masyarakat membaca serta memahami isi kedua UU tersebut.

EKONOMI | 29 September 2021


Bursa Eropa Melemah karena Imbal Hasil Obligasi dan Ekonomi Tiongkok

Pan-European Stoxx 600 ditutup turun sekitar 2% dengan saham teknologi anjlok 4,4% memimpin pelemahan.

EKONOMI | 29 September 2021

Goldman Sachs Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Tiongkok

Goldman Sachs Selasa (28/9/2021) menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi Tiongkok.

EKONOMI | 29 September 2021

Bank Indonesia: PON XX Gerakkan Ekonomi Papua

Penuhnya hotel, tingginya nilai harga tiket pesawat serta katering bagi para atlet PON menjadi bukti bergeraknya ekonomi Papua.

EKONOMI | 28 September 2021

Penghargaan Subroto 2021 Lahirkan Role Model Efisiensi Energi

Menteri ESDM menegaskan, Penghargaan Subroto 2021 lahirkan role model efisiensi energi di sektor gedung dan industri.

EKONOMI | 28 September 2021

Lima Kabupaten di Jatim Jadi Contoh Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

Kemiskinan ekstrem Jatim tahun 2021 mencapai angka 4,4% dengan jumlah penduduk miskin ekstrem sebesar 1.746.990 jiwa.

EKONOMI | 28 September 2021

Penataan Taman Wisata Laut Pekalongan Ditargetkan Rampung November 2021

Kota Pekalongan dinilai memiliki potensi pantai yang indah dan sangat potensial dikembangkan untuk menarik wisatawan.

EKONOMI | 28 September 2021

LPEI Dorong Potensi Ekspor UMKM di Sulawesi Utara

LPEI siap membantu peningkatan kapasitas UMKM khususnya di wilayah Indonesia Timur.

EKONOMI | 28 September 2021


TAG POPULER

# Citilink


# PTM


# Piala Sudirman


# Interpelasi Formula E


# Pengobat Alternatif Ditembak



TERKINI
Madrid, Milan, City Tumbang, Ini Hasil Liga Champions Dini Hari Tadi

Madrid, Milan, City Tumbang, Ini Hasil Liga Champions Dini Hari Tadi

BOLA | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings