Didukung, PLN Renegosiasi Kontrak Listrik Swasta

Didukung, PLN Renegosiasi Kontrak Listrik Swasta
Ilustrasi Pasokan Listrik. (Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto)
Lona Olavia / MPA Selasa, 14 April 2020 | 10:01 WIB

Jakarta, Beritasatu.com- Serikat Pekerja PT Perusahaan Listrik Negara (SP PLN) mendukung segala upaya yang akan dilakukan oleh Direksi PLN guna melakukan Renegosiasi Kontrak IPP (Independence Power Producer/listrik swasta) dalam Proyek Pembangkit Listrik 35.000 MW.

“Strategi untuk masuk ke ranah renegosiasi perlu disiapkan secara matang oleh Direksi PLN agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi para pihak, sehingga penyediaan tenaga listrik dapat dijalankan secara berkesinambungan,” kata Ketua Umum SP PLN M Abrar Ali dalam siaran pers, Selasa (14/4/2020).

Ia menjelaskan, saat ini di tengah merebaknya wabah virus carona atau Covid-19, PLN telah berkomitmen untuk tetap menerangi negeri, bahkan bahkan memberikan listrik gratis untuk Tarif/Daya R1/450 VA serta diskon 50% untuk Tarif/Daya R1/900 VA selama bulan April - Juni 2020, sesuai dengan yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo pada 1 April 2020.

"Dengan kondisi ini, banyak kegiatan di sektor industri dan bisnis yang tidak dapat beroperasi dengan normal karena sebagian atau bahkan seluruh tenaga kerja harus bekerja dari rumah tentu saja akan berdampak pada turunnya penjualan atau pemakaian tenaga listrik yang diperkirakan bisa mencapai 6-9% dan akan menggerus penerimaan Kas PLN. Belum lagi dengan adanya kebijakan pemberian token gratis bagi pelanggan listrik Prabayar juga akan berdampak pada tertundanya penerimaan Kas PLN. Sementara di sisi lain beban operasi yang harus ditanggung oleh PLN juga terus naik terutama akibat melemahnya nilai tukar rupiah,” jelasnya.

Untuk itu SP PLN meminta dukungan dari seluruh mitra kerja PLN baik swasta maupun BUMN, Pemerintah dan DPR untuk bekerja sama menjaga kesinambungan industri ketenagalistrikan Indonesia. Termasuk SP PLN dari Sabang sampai Merauke untuk mendukung langkah-langkah yang ditempuh oleh Direktur Utama PT PLN (Persero) Zulkifli Zaini beserta jajaran direksi lainnya untuk melakukan Renegosiasi Kontrak IPP guna mengurangi tekanan terhadap likuiditas PLN terutama yang bersumber dari kontrak IPP, energi primer, pengadaan material dan konstruksi.

"SP PLN menginstruksikan kepada seluruh pengurus dan anggota SP PLN khususnya dan pegawai PLN pada umumnya untuk berpartisipasi meningkatkan produktivitas dan efisiensi pada semua lini organisasi dan terus membangun komunikasi dan hubungan industrial yang harmonis dengan manajemen setempat," imbaunya



Sumber: BeritaSatu.com