Upaya Danone SN Menjaga Produksi di Tengah Pandemi Covid-19

Upaya Danone SN Menjaga Produksi di Tengah Pandemi Covid-19
Karyawan Danone SN Indonesia sedang menyiapkan hand sanitizer dan masker untuk dibagikan ke karyawan yang bekerja di proses produksi. (Foto: istimewa)
Iman Rahman Cahyadi / CAH Jumat, 24 April 2020 | 16:09 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Di tengah situasi pandemi Covid-19 hanya sedikit industri yang diperbolehkan beroperasi saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), salah satunya adalah industri produk makanan seperti Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia yang memproduksi susu untuk ibu dan anak.

Menjaga kegiatan produksi dimasa pandemi ini memerlukan upaya ekstra untuk memastikan kesehatan karyawan khususnya yang bekerja di pabrik, maupun menjaga pasokan serta kualitas produk yang dihasilkan.

Sebagai produsen produk bernutrisi untuk ibu dan anak, sektor usaha Danone SN Indonesia termasuk industri yang diperbolehkan untuk tetap beroperasi agar kebutuhan pemenuhan gizi anak tetap bisa dipenuhi.

Arif Mujahidin, Corporate Communications Director Danone Indonesia menjelaskan komitmen perusahaan untuk mendukung pemerintah dan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan gizi dalam masa sulit dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Merupakan salah satu prioritas kami, termasuk memastikan tetap tersedianya produk bernutrisi yang aman untuk anak dan ibu di Indonesia. Namun disaat yang sama, kami tetap fokus melindungi kesehatan dan keselamatan karyawan yang masih harus bekerja di proses produksi. Maka dari itu, kami menerapkan berbagai protokol kesehatan yang lebih diperketat selama pandemi Covid-19 di Indonesia,” kata Arif dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (24/4/2020).

Baca JugaLIPI dan Danone Indonesia Kerja Sama Cegah Penyebaran Virus Corona

Arif menambahkan, untuk meminimalisir risiko penularan dan menjaga imunitas tubuh karyawan pihaknya juga memberikan bantuan kesehatan berbagai produk-produk seperti masker, hand sanitizer, vitamin tambahan, hingga penyediaan minuman herbal. Selain itu, Danone SN Indonesia - sebagai bagian dari Danone Indonesia - juga memodifikasi gagang pintu di pabrik agar dapat dibuka menggunakan siku tangan, hingga melakukan disinfektasi di area umum secara rutin.

Joko Yulianto, Manajer Pabrik Danone SN Prambanan Klaten mengatakan bahwa perusahaan tidak akan berkompromi dalam hal menjaga kesehatan, keselamatan karyawan maupun kualitas produk. Menurutnya yang dihadapi saat ini bukanlah kondisi biasa namun tantangan yang tidak biasa.

"Pabrik Danone SN Prambanan menerapkan berbagai protokol kesehatan yang ketat dan berlaku di seluruh area pabrik. Hal ini mencakup berbagai kegiatan mulai dari proses produksi, pemeriksaan kesehatan karyawan, hingga pemberlakuan pengaturan jarak fisik (physical distancing) sesuai himbauan pemerintah,” jelas Joko.

Baca Juga: Danone Sumbang Rp 15 Miliar Bantu Penangangan Covid-19

Menurutnya seluruh karyawan di pabrik susu terbesar Danone di Indonesia itu wajib melalui pemeriksaan suhu tubuh, serta menggunakan fasilitas cuci tangan yang disediakan di area parkiran kendaraan dan gerbang masuk. Selain itu, selama berada di area perusahaan, seluruh karyawan wajib menggunakan masker dan menjaga kebersihan tangan.

Physical distancing juga wajib untuk diterapkan dengan mengurangi pertemuan tatap muka, dan mengatur jumlah kursi di ruangan meeting apabila memang harus dilakukan secara tatap muka. Kantin juga menjadi salah satu area penerapan protokol kesehatan ini, dimana kami menerapkan sistem antrian baru dan mengatur tempat duduk di kantin agar karyawan tetap menjaga jarak,” ujar Joko. 

Selain itu, Danone Indonesia juga telah berkomitmen menyalurkan bantuan senilai total Rp 30 Miliar dalam rangka mendukung upaya pemerintah mengatasi pandemi, bantuan yang disalurkan dalam beragam bentuk melalui kerja sama dengan berbagai pihak. Diantaranya dengan pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menyediakan APD dan sarana sterilisasi, kerja sama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk memproduksi dan membagikan disinfektan dan hand sanitizer, bantuan Alat Pelindung Diri (APD) untuk pemerintah dan berbagai rumah sakit, hingga penyediaan makanan bergizi bagi tenaga medis dan kelompok rentan seperti pekerja non-formal lansia, ibu hamil, dan anak-anak berusia di atas satu tahun.

“Danone SN juga aktif melakukan edukasi melalui kanal digital kepada konsumen untuk terus menjaga semangat pada ibu agar senantiasa berjuang menjaga kualitas kesehatan anak. Beberapa diantaranya adalah bincang-bincang dengan psikolog dan dokter spesialis anak melalui Instagram @akuanaksgm, @bebeclub, dan @nutriclub_id mengenai berbagai topik mulai dari mendukung stimulasi anak selama di rumah, cara mengurangi stres para Ibu, hingga nutrisi penting untuk daya tahan tubuh si Kecil,” ungkap Arif.



Sumber: BeritaSatu.com