Garuda Setop Penerbangan di 8 Wilayah PSBB

Garuda Setop Penerbangan di 8 Wilayah PSBB
Sejumlah pesawat milik maskapai Garuda Indonesia di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. (Foto: Beritasatu.com/Danung Arifin)
Lona Olavia / RSAT Jumat, 24 April 2020 | 15:58 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mulai 25 April hingga 31 Mei 2020 akan menghentikan layanan penerbangan pada rute yang ditetapkan sebagai pembatasan sosial berskala besar (PSBB) atau zona merah penyebaran virus corona (Covid-19).

“Mulai besok, Sabtu (25/4) pukul 00.00 WIB rute-rute penerbangan domestik Garuda Indonesia yang terhubung dengan wilayah berstatus PSBB dan zona merah penyebaran Covid 19 untuk sementara waktu tidak beroperasi,” demikian keterangan resmi perusahaan, Jumat (24/4/2020).

Melalui penyesuaian layanan operasional penerbangan tersebut, Garuda Indonesia masih akan melayani penerbangan ke rute-rute penerbangan yang dikecualikan dalam peraturan menteri tersebut, termasuk rute penerbangan domestik dan rute internasional yang tidak terhubung langsung dengan wilayah yang berstatus PSBB maupun wilayah zona merah penyebaran Covid-19.

Hingga Jumat siang, terdapat delapan wilayah PSBB yang termasuk dalam layanan operasional penerbangan Garuda Indonesia yang terdiri dari Jakarta, Surabaya, Bandung, Pekanbaru, Makassar, Sumatera Barat, Banjarmasin, dan Tarakan. Selain sektor penerbangan yang terhubung dengan wilayah tersebut, seluruh layanan operasional penerbangan Garuda Indonesia akan tetap berlangsung dengan normal.

Adapun, kebijakan penundaan sementara sebagian layanan penerbangan ini merupakan hasil koordinasi intensif dengan pemerintah sebagai upaya berkesinambungan untuk memutus rantai penyebaran pandemi Covid-19 di Indonesia. “Kami tentunya berharap seluruh elemen masyarakat dapat mendukung kebijakan ini,” tulisnya.

Sehubungan dengan kebijakan tersebut bagi calon penumpang yang berencana terbang ke rute-rute di wilayah PSBB dan zona merah, dapat melakukan penyesuaian rencana penerbangan. Garuda Indonesia memastikan akan memberlakukan kebijakan pembebasan biaya administrasi dalam prosedur penyesuaian rencana penerbangan baik untuk mekanisme reroute, reschedule, serta memberikan voucher tiket penerbangan sesuai ketentuan yang berlaku ataupun berupa poin keanggotaan GarudaMiles.



Sumber: BeritaSatu.com