Imbas Covid-19, ASDP Catat Penurunan Volume Penumpang dan Kendaraan

Imbas Covid-19, ASDP Catat Penurunan Volume Penumpang dan Kendaraan
Anak buah kapal saat mempersiapkan lepas jangkar kapal di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, baru-baru ini. PT ASDP Indonesia Ferry megajak setiap penumpang yang akan menyeberang untuk membeli tiket secara online mulai 1 Maret 2020, namun pembelin tiket sacara manual juga masih bisa dilakukan di pelabuhan penyeberangan. (Foto: Beritasatu Photo / Ruht Semiono)
Thresa Sandra Desfika / Lona Olavia / CAH Kamis, 14 Mei 2020 | 17:17 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT ASDP Indonesia Ferry mencatat volume kendaraan dan penumpang mengalami penurunan siginifikan selama Maret- 12 Mei 2020 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Untuk kendaraan anjlok 44 persen dan volume penumpang turun 39 persen.

"Biasanya Lebaran ramai kendaraan pribadi. Menurut data kami, kendaraan pribadi, periode 2019 yang lewat di tujuh gerbang utama mencapai hampir 400.000, di 2020 terlihat hanya 220.000 atau turun 44 persen. Penumpang turun 39 persen," kata Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi dalam telekonferensi bersama media massa, Kamis (14/5/2020).

Baca JugaLarangan Mudik, ASDP Hentikan Penjualan Tiket Online Penumpang dan Kendaraan

Data selama Maret - Mei 2020 menunjukkan pergerakan penumpang sebanyak 4,4 juta orang atau anjlok dari jumlah penumpang periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 7,3 juta penumpang.

Ira mengatakan, jumlah kendaraan logistik juga tercatat menurun dari 853.130 unit pada 2019 menjadi 783.545 unit pada 2020 atau turun 8 persen. Penurunan kendaraan logistik ini diduga disebabkan oleh kegiatan manufaktur yang menurun di tengah pandemi.

Baca JugaLarangan Mudik, 555 Unit Kendaraan Diputar Balik di Pelabuhan Merak

"Kalau logistik turun karena produksi atau manufacturing yang turun, tapi jauh lebih kecil dari kendaraan biasa. Dapat diindikasi logistik berjalan lancar," ujar Ira.



Sumber: BeritaSatu.com