Produksi Naik 12%, Mark Dynamics Indonesia Bukukan Laba Rp 88 M

Produksi Naik 12%, Mark Dynamics Indonesia Bukukan Laba Rp 88 M
Presiden Direktur PT Mark Dynamics Indonesia, Ridwan Goh. (Foto: Beritasatu Photo / Dok. Mark Dynamics Indonesia)
Lona Olavia / FMB Jumat, 15 Mei 2020 | 06:40 WIB

Medan, Beritasatu.com - PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK), emiten yang bergerak dalam pembuatan produk porselen cetakan sarung tangan yang akan digunakan untuk medis, rumah tangga dan industri manufaktur catat laba bersih di 2019 sebesar Rp 88 miliar yang meningkat sebesar 7,45% jika dibandingkan dengan tahun 2018 sebesar Rp 81,9 miliar.

“Peningkatan laba bersih ini sebagai akibat dari peningkatan penjualan perseroan pada tahun 2019 sebesar 11,08 % menjadi Rp 361,54 miliar jika dibandingkan dengan tahun 2018 sebesar Rp 325,47 miliar,” kata Presiden Direktur MARK Ridwan Goh dalam siaran pers, Kamis (14//2020).

Berdasarkan data Malaysian Rubber Glove Manufacturers Association (Margma) pertumbuhan permintaan kebutuhan global hingga 300 miliar sarung tangan di tahun 2019 dan rata-rata naik 8%-10% setiap tahunnya. Volume produksi perseroan pun meningkat sebesar 12,21% menjadi 7,18 juta pieces di tahun 2019. Saat ini, perseroan menguasai pangsa pasar cetakan sarung tangan kesehatan sebesar 35% di dunia.

“Guna memenuhi permintaan yang selalu meningkat, kami memaksimalkan utilisasi pabrik dari saat ini rata-rata 95% menjadi sekitar 96%-97%. Perseroan telah mengoperasikan dua pabrik yang berada di Tanjung Morawa yaitu pabrik utama di Kawasan Industri Medan Star dan pabrik baru di Jalan Utama Dusun I Desa X-A, Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumatera Utara. Dikarenakan adanya investasi di pabrik baru yang mulai beroperasi di kuartal III 2019 tersebut, hal ini berpengaruh pada pencapaian laba di tahun 2019 tidak seagresif dari tahun-tahun sebelumnya,” jelasnya.



Sumber: BeritaSatu.com