Olam Indonesia Komitmen Dukung Petani Hadapi Dampak Covid-19

Olam Indonesia Komitmen Dukung Petani Hadapi Dampak Covid-19
Olam Indonesia telah menyalurkan donasi berupa 900 hazmat suits, 60.000 masker dan 900 face shield ke lima rumah sakit di tiga daerah berbeda. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Thresa Sandra Desfika / FER Jumat, 15 Mei 2020 | 23:19 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Olam Indonesia berkomitmen terus membeli produk hasil tani dari 393.000 mitra petani. Hal itu guna menjaga tingkat ekonomi para mitranya sekaligus ketersediaan pangan di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Baca Juga: Pandemi Covid-19 Tak Surutkan Petani Tanam Padi

Senior Vice President & Country Head Olam Indonesia, Ramakrishna Prasad mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk tumbuh bersama masyarakat. Hal itu yang terpenting saat ini mengingat bahwa dunia menghadapi krisis Covid-19 bersama-sama.

"Di masa-masa penuh gejolak ini, kami juga melakukan segala upaya untuk mendukung para mitra petani kami dengan terus membeli produk hasil tani para mitra kami dan juga memastikan stok persediaan pangan tetap terjaga untuk para pelanggan kami," kata Prasad dalam keterangannya, Jumat (15/5/2020).

Prasad menambahkan, dengan memanfaatkan jaringan dan tenaga ahli yang dimiliki, pihaknya juga telah memberikan dukungan kepada mitra dan juga kepada masyarakat berupa edukasi kesehatan dan alat-alat kesehatan untuk membantu para mitra kami yang terkena dampak.

Baca Juga: Mentan Sebut Dua Kendala Pembukaan Sawah Baru

"Perusahaan juga turut berpartisipasi dalam memberikan dukungan secara langsung dalam menghadapi situasi pandemi saat ini di Indonesia," tandas Prasad.

Secara kolektif, Olam Indonesia telah menyalurkan donasi berupa 900 hazmat suits, 60.000 masker dan 900 face shield ke lima rumah sakit di tiga daerah berbeda.

Bantuan ini merupakan hasil donasi kolektif karyawan perusahaan dan akan didistribusikan kepada para petugas medis di wilayah Tangerang, Cilacap, dan Lampung guna mendukung dan melindungi mereka selama bertugas merawat pasien Covid-19.



Sumber: BeritaSatu.com