Hingga Lebaran, 300.000 Kendaraan Melintas di Tol Trans-Sumatera

Hingga Lebaran, 300.000 Kendaraan Melintas di Tol Trans-Sumatera
Sejumlah kendaraan melintasi Jalan Tol Tras Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni-Terbanggi Besar di Desa Jati Agung, Lampung Selatan, Lampung, Minggu (26/5/2019). (Foto: Antara Foto / Ardiansyah)
Lona Olavia / WBP Senin, 25 Mei 2020 | 14:07 WIB

Lampung, Beritasatu.com - Sepanjang periode 17 Februari 2020 hingga Lebaran pada Minggu (24/5/2020) kemarin, PT Hutama Karya selaku pengelola Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) mencatat sebanyak 310.000 kendaraan melintas di tol itu baik yang sudah beroperasi penuh, maupun yang fungsional.

Executive Vice President Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Hutama Karya, J. Aries Dewantoro mengatakan meski ada peningkatan volume kendaraan di JTTS beberapa hari sebelum Idulfitri, namun dibandingkan periode yang sama pada Lebaran 2019, akumulasi kendaraan yang melintas menurun.

“Tahun lalu dalam kondisi normal total kendaraan yang melintas di JTTS mulai seminggu hingga hari H Lebaran adalah 535.138 kendaraan. Jumlah tersebut masih dalam kondisi tol Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayuagung (Terpeka) fungsional dan tol tol Pekanbaru-Dumai (Pekdum) Seksi 1 belum difungsionalkan,” ujar Aries dalam siaran pers, Senin (25/5/2020).

Baca juga: Kempupera Pastikan Trans Sumatera Dukung Jalur Logistik

Dia menjelaskan, 310.000 itu merupakan akumulasi arus kendaraan yang masuk dan keluar JTTS melalui Gerbang Tol (GT) Bakauheni Selatan di ruas tol Bakauheni – Terbanggi besar (Bakter), GT Kayu Agung di ruas tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung (Terpeka), GT Palembang dan GT Indralaya di ruas tol Palembang – Indralaya (Palindra), GT Binjai dan GT Helvetia di ruas tol Medan – Binjai (Mebi), dan GT Pekanbaru di ruas tol Pekanbaru – Dumai (Permai) Seksi 1.

Baca juga: Hutama Karya Kebut Pembangunan Tol Padang-Sicincin

Peningkatan volume kendaraan paling signifikan di JTTS terjadi pada Senin (18/5/2020). Ada 45.980 kendaraan yang melintas di JTTS, meningkat 10.431 kendaraan dibandingkan hari sebelumnya yakni hanya 35.549 kendaraan.

Peningkatan tersebut menjadi yang paling signifikan dalam seminggu menjelang Lebaran, dimana peningkatan volume kendaraan di JTTS per harinya rata-rata hanya sekitar 1.000 hingga 2.000 kendaraan per hari.

Sementara mendekati hari-H Lebaran justru terjadi penurunan volume kendaraan yang cukup signifikan di JTTS. Tepatnya pada Sabtu (23/5/2020), kendaraan yang melintas di JTTS hanya 24.454 kendaraan, berkurang 12.608 kendaraan dibandingkan hari sebelumnya yaitu 37.062 kendaraan.

Lebih lanjut ia menerangkan penurunan tersebut merupakan salah satu dampak pandemi Covid-19 serta kebijakan pemerintah agar masyarakat tidak mudik menjelang lebaran.

Persiapan yang telah dilakukan Hutama Karya tahun ini cukup berbeda dari tahun sebelumnya. Perusahaan lebih mengutamakan aspek protokol pencegahan Covid-19 yang ketat. Hal ini juga mengacu pada kebijakan pemerintah untuk tidak mudik dan tidak piknik. Dalam hal ini, Hutama Karya bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) setempat untuk memperketat penyekatan di beberapa ruas tol yang dikelolanya.

“Dari pantauan kami, hingga hari Sabtu (23/5/2020) lalu, tercatat totsal ada 561 dari 10.434 kendaraan yang tidak lolos aturan saaat diperiksa di check point dan pos penyekatan di GT Bakauheni Selatan tol Bakter dan GT Kayu Agung tol Terpeka,” ujar Aries.



Sumber: BeritaSatu.com