Penuhi Ekspor, Pabrik Suzuki Kembali Beroperasi

Penuhi Ekspor, Pabrik Suzuki Kembali Beroperasi
Deretan mobil All New Ertiga di halaman pabrik perakitan Suzuki di Cikarang, Jawa Barat, 28 Agustus 2019. (Foto: Beritasatu / Heru Andriyanto)
Herman / YUD Jumat, 29 Mei 2020 | 17:27 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Suzuki Indonesia secara bertahap mulai mengoperasikan kembali pabriknya mulai 26 Mei 2020. Keputusan ini diambil untuk memenuhi kebutuhan ekspor karena pasar internasional mulai berangsur pulih dari dampak pandemi Covid-19. Sebelumnya, Suzuki Indonesia menghentikan sementara kegiatan operasional pabrik dari 13 April hingga 22 Mei 2020 untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Baca juga: New Normal, KAI akan Wajibkan Penumpang Gunakan Face Shield

“Pabrik Suzuki mulai beroperasi kembali secara bertahap untuk memenuhi permintaan ekspor, mengingat pasar internasional sudah mulai pulih pascapandemi Covid-19. Namun, pada tahap awal ini kami akan mengurangi volume produksi, dan secara bertahap akan kami lakukan evaluasi agar volumenya bisa ditingkatkan,” kata President Director PT Suzuki Indomobil Motor/PT Suzuki Indomobil Sales, Seiji Itayama melalui keterangan resmi, Jumat (29/5/2020).

Dalam mengoperasikan kembali pabrik Suzuki Indonesia, Itayama menegaskan pihaknya juga memastikan tetap menjalankan Suzuki Hygiene Commitment dan standar protokol kesehatan yang diberlakukan pemerintah untuk seluruh karyawan dalam pengoperasian pabrik.

Baca juga: Pakar Epidemiologi: New Normal Terlalu Dini di Indonesia

“Ini adalah langkah kami untuk beradaptasi dengan tatanan kehidupan baru atau new normal sambil terus mendukung perekonomian Indonesia,” kata Itayama.

Pabrik Suzuki di Indonesia ini beroperasi secara bertahap. Dari ketiga lokasi pabrik yang ada di Cakung, Cikarang, dan Tambun yang terbagi menjadi Tambun 1 dan tambun 2, pabrik Tambun 2 merupakan area yang belum akan beroperasi. Hal ini dikarenakan pabrik Tambun 2 merupakan lokasi produksi model-model yang lebih banyak ditujukan untuk pasar domestik, seperti New Carry Pick Up, APV, dan Karimun Wagon R.

Sementara di lokasi pabrik lainnya, Itayama memastikan seluruh kegiatan operasional akan dipantau dengan ketat dan memenuhi regulasi pemerintah mengenai physical distancing. Karyawan akan dipastikan untuk mengenakan masker, selalu mencuci tangan, hingga menjaga jarak aman dengan karyawan lainnya.

Baca juga: Sebelum Terapkan New Normal, Pemerintah Diminta Lakukan Kajian Matang

Untuk itu, Suzuki membagi jadwal makan siang di pabrik menjadi 2 shift sehingga tidak terjadi penumpukan orang serta membuat sekat di atas meja makan. Selain itu, di beberapa lokasi kerja yang tidak memungkinkan untuk dilakukan physical distancing, seperti di line production, dipasangi sekat di antara karyawan untuk meminimalkan risiko penularan virus.

“Kami berupaya dengan optimal mendukung perekonomian Indonesia dan memprioritaskan kualitas layanan untuk pelanggan. Namun, keselamatan dan kesehatan karyawan juga tetap menjadi fokus kami. Kami harap keputusan ini adalah yang terbaik untuk semua pihak pada saat pandemi Covid-19 ini,” kata Itayama.



Sumber: BeritaSatu.com