New Normal, Dunia Usaha Siap Patuhi Protokol Kesehatan

New Normal, Dunia Usaha Siap Patuhi Protokol Kesehatan
Presiden Joko Widodo didampingi Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kanan) dan Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz meninjau kesiapan penerapan prosedur standar New Normal di Stasiun MRT Bundaraan HI, Jakarta, Selasa, 26 Mei 2020. (Foto: Antara / Sigid Kurniawan)
Herman / YUD Sabtu, 30 Mei 2020 | 20:59 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bidang Pengembangan Kawasan Ekonomi, Sanny Iskandar menyambut baik langkah pemerintah yang mengerahkan untuk segera masuk ke dalam new normal atau tatanan kehidupan normal yang baru. Kadin juga terus mengingatkan seluruh anggotanya di berbagai daerah untuk menjalani protokol kesehatan secara ketat bila nantinya kegiatan ekonomi atau new normal mulai dijalankan.

“Dalam menjalani tatanan kehidupan normal yang baru, mematuhi protokol kesehatan itu sebuah keharusan. Sebetulnya selama dua setengah bulan ini kita sudah melakukannya, terlepas dari ada yang patuh dan kurang patuh. Bila nantinya kegiatan ekonomi dibuka kembali, saya kira protokol kesehatannya memang harus lebih ketat,” kata Sanny Iskandar kepada Beritasatu.com, Sabtu (30/5/2020).

New Normal, Ini Panduan Aktivitas di Rumah Ibadah dari Pemerintah

Diakui Sanny, sikap masyarakat atau dunia usaha dalam mematuhi protokol kesehatan memang membutuhkan proses. Namun diharapkan proses kepatuhan tersebut berjalan dengan lebih cepat, sehingga kegiatan ekonomi bisa kembali berjalan, sekaligus ancaman Covid-19 juga bisa diatasi.

Menpora Siapkan Draf Protokol Olahraga di Era New Normal

“Masyarakat di daerah memang tidak sepenuhnya sama. Ada yang relatif lebih mudah mengikuti ketentuan baru, namun ada juga yang susah. Di sinilah pentingnya peran Kepala Daerah dan juga aparat. Kalau hanya mengandalkan semangat dan kesadaran masyarakat atau dunia usaha, ini akan kurang. Jadi memang harus ada ketegasan dari sisi pemerintah dan aparat,” kata Sanny yang juga Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) bidang properti dan kawasan ekonomi.

Konsistensi Aturan

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Anggawira juga mendukung langkah pemulihan ekonomi yang dilakukan pemerintah melalui tatanan kehidupan normal yang baru. Namun Anggarawira juga mengingatkan pentingnya konsistensi aturan antara pemerintah pusat dan daerah.

“Hipmi mendukung langkah pemerintah melakukan pemulihan ekonomi, namun tentunya kita berharap ada suatu aturan yang jelas dan tidak terjadinya tumpang tindih antara pemerintah pusat dan daerah. Jadi yang penting adalah konsistensi aturan,” kata Anggawira.

New Normal, Polda Metro: Penindakan Jadi Opsi Terakhir

Para anggota Hipmi juga siap menjalankan protokol kesehatan bila nantinya kegiatan ekonomi kembali dibuka. Sosialisasi juga terus dilakukan kepada Anggota Hipmi untuk mematuhi hal tersebut.

“Terkait penerapan protokol kesehatan, ini bukan saja perlu dukungan regulasi yang jelas, tetapi juga perlu ada peningkatan dari sisi test. Pemerintah harus melakukan test Covid-19 yang lebih luas lagi, sehingga kita mampu melakukan kontrol terhadap penyebaran virus corona. Sampai sekarang kan vaksinnya belum ketemu, jadi memang cukup berat kalau kita tidak melakukan kontrol yang ketat,” kata Anggawira.



Sumber: BeritaSatu.com