AP I Layani 7.931 Pergerakan Pesawat Saat Periode Larangan Mudik

AP I Layani 7.931 Pergerakan Pesawat Saat Periode Larangan Mudik
Sebuah pesawat bersiap mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa, 2 Juni 2020. (Foto: Beritasatu Photo / Ruht Semiono)
Thresa Sandra Desfika / FER Rabu, 3 Juni 2020 | 18:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I melayani hingga 7.931 pergerakan pesawat dan 34,7 juta kilogram (kg) angkutan kargo pada periode masa larangan mudik Lebaran 25-31 Mei 2020 di 15 bandara.

Baca Juga: Kemhub Perpanjang Larangan Mudik Hingga 7 Juni

Vice President Corporate Secretary Angkasa Pura I, Handy Heryudhitiawan menjelaskan, Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar tercatat menjadi yang tertinggi melayani penerbangan pesawat dengan 1.266 pergerakan pesawat dan melayani 3,95 juta kg angkutan kargo.

"Sementara itu, Bandara SAMS Sepinggan, Balikpapan menjadi bandara tersibuk kedua di periode 25-31 Mei 2020 dengan melayani total 857 pergerakan pesawat dan melayani hingga 3,59 juta kg angkutan kargo," ujar Handy dalam keterangannya, Rabu (3/6).

Baca Juga: AP I Pastikan Penerapan Protokol Kesehatan di Bandara

Menurut Handy, adapun penerbangan pada 25-31 Mei 2020 saat masa larangan mudik didominasi oleh penerbangan kargo, yaitu sebanyak 4.883 penerbangan, diikuti oleh penerbangan khusus seperti penerbangan repatriasi dan penerbangan darurat lainnya sebanyak 1.929 penerbangan, dan penerbangan reguler sebanyak 1.119 penerbangan,

Sedangkan berdasarkan data rencana operasional penerbangan pada 1 Juni 2020 terdapat 361 jadwal penerbangan di mana sebanyak 234 jadwal merupakan penerbangan reguler, 89 penerbangan angkutan kargo dan 39 penerbangan pengecualian/khusus.

Baca Juga: Gagal Mudik Bisa Memicu Gangguan Jiwa?

Adapun tujuan rencana penerbangan terbanyak yaitu sebanyak 60 rencana penerbangan dari dan menuju Bandara Juanda, 39 rencana penerbangan dari dan menuju Bandara SAMS Sepinggan, 35 rencana penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Yogyakarta, 31 rencana penerbangan dari dan menuju Bandara Sultan Hasanuddin, dan 18 rencana penerbangan dari dan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

"Ada peningkatan yang cukup tinggi untuk penerbangan reguler di beberapa bandara yang kami kelola," ujar Handy Heryudhitiawan.



Sumber: BeritaSatu.com