KAI Perpanjang Kebijakan Refund Tiket

KAI Perpanjang Kebijakan Refund Tiket
Ilustrasi pemesanan tiket kereta api. (Foto: Antara / Aditya Pradana Putra)
Lona Olavia / FER Jumat, 5 Juni 2020 | 18:28 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, memperpanjang kebijakan pengembalian (refund) 100 persen uang tiket kereta api menjadi hingga keberangkatan 17 Juni 2020, dimana sebelumnya hanya sampai keberangkatan 4 Juni 2020.

Baca Juga: KAI Tolak 1.309 Calon Penumpang

"Ketentuan pengembalian penuh ini berlaku untuk pembatalan mulai tanggal 5 Juni 2020 untuk keberangkatan 5-17 Juni 2020,” ujar VP Public Relations KAI, Joni Martinus dalam siaran pers, Jumat (5/6/2020).

KAI memperpanjang periode pengembalian 100 persen tersebut dikarenakan masih dibatalkannya perjalanan KA Jarak Jauh Reguler sampai dengan saat ini. Terdapat 7.077 tiket yang belum dibatalkan atau 20 persen dari total 36.097 tiket yang sudah terjual pada periode 5-17 Juni 2020 dimana tanggal tersebut merupakan tanggal terakhir KAI menerapkan pemesanan tiket H-90.

"Pembatalan KA Jarak Jauh Reguler sampai dengan saat ini merupakan bentuk dukungan KAI kepada pemerintah dalam mencegah penyebaran covid-19,” tambah Joni.

Baca Juga: KAI Siapkan Protokol Antisipasi Skenario New Normal

Penumpang dapat membatalkan tiket melalui aplikasi KAI Access atau di seluruh loket stasiun yang melayani penjualan tiket KA. Pembatalan melalui KAI Access dilakukan selambat-lambatnya 3 jam sebelum jadwal keberangkatan KA.

Adapun uang pembatalan akan ditransfer ke rekening yang terdaftar paling lambat 30 hari kerja sejak tanggal pembatalan. Pembatalan tiket di loket stasiun dapat dilakukan sampai H+30 dari tanggal keberangkatan. Uang pembatalan akan dikembalikan langsung secara tunai.

"Kami tetap mengimbau penumpang untuk melakukan pembatalan melalui KAI Access. Selain lebih mudah, penumpang juga tidak perlu keluar rumah untuk menjaga physical distancing,” kata Joni.

Baca Juga: Astindo Keluhkan Maskapai Tak Layani Refund Tiket Tunai

Sampai dengan 4 Juni 2020, tercatat sudah 863.373 tiket yang dibatalkan oleh penumpang untuk periode H-10 sampai H+10 Lebaran, atau 14 Mei sampai 4 Juni 2020. Masih tersisa 5 persen tiket yang belum dibatalkan dari total tiket yang terjual atau sebanyak 44.422 tiket.



Sumber: BeritaSatu.com