Logo BeritaSatu

2.322 Koperasi dan 185.184 UMKM Terdampak Covid-19

Senin, 8 Juni 2020 | 15:34 WIB
Oleh : Herman / CAH

Jakarta, Beritasatu.com – Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19. Padahal sektor tersebut merupakan yang paling banyak menyerap tenaga kerja sekitar 97 persen dan kontribusinya terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional sekitar 60 persen.

Deputi Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemkop UKM) Eddy Satriya menyampaikan, sebanyak 2.322 koperasi dan 185.184 pelaku usaha UMKM terdampak pandemik Covid-19. Kebanyakan koperasi yang terkena dampak Covid-19 bergerak pada bidang kebutuhan sehari-hari, sedangkan sektor UMKM yang paling terdampak yakni makanan dan minuman.

Sementara itu berdasarkan data dari Kementerian Tenaga Kerja dan BPJS Ketenagakerjan, Eddy menyampaikan ada sekitar 2,8 juta pekerja yang terdampak Covid-19. Hal ini akibat terhentinya operasional perusahaan tempat mereka bekerja. Sedangkan menurut data Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), jumlah pekerja yang di-PHK dan dirumahkan lebih besar lagi mencapai di atas 6 juta.

“Pekerja atau buruh di sektor UMKM menjadi kelompok yang paling terdampak akibat penyebaran Covid-19. Sektor usaha UMKM yang paling banyak merumahkan pekerjanya yakni industri pariwisata beserta turunannya seperti hotel, restoran dan katering,” kata Eddy Satria dalam acara diskusi "UKM Unggul Indonesia Maju" melalui webinar, Senin (8/6/2020).

Eddy menyampaikan, pemerintah saat ini juga telah menyiapkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), termasuk untuk UMKM. Untuk UMKM, dukungan yang diberikan antara lain penundaan dan subsidi bunga bagi UMKM yang mendapat kredit dari lembaga keuangan, penjaminan kredit modal kerja baru, hingga penempatan dana di lembaga keuangan yang melakukan restrukturissi kredit UMKM.

Selanjutnya adalah PPh final sebesar 0,5 persen ditanggung pemerintah bagi UMKM yang memiliki peredaran bruto (omset) sampai dengan 4,8 miliar dalam satu tahun pajak. Kemudian adanya arahan kepada kementerian/lembaga, daerah dan BUMN untuk menjadi off taker produk UMKM.

Eddy menyampaikan, Kemkop UKM juga telah membuat rencana reaktivasi dan pemulihan ekonomi usaha UMKM yang terdiri dari beberapa fase. Namun untuk fase pertama yang tadinya akan dimulai sebelum Lebaran telah bergeser menjadi pekan ini, sehingga untuk jadwal fase berikutnya akan menyesuaikan.

Untuk fase I yang dimulai pada pekan ini, sektor yang direaktivasi antara lain perdagangan eceran khususnya pasar offline, penyediaan makanan dan minuman, transportasi R2 dan R4 online, reparasi dan perawatan mobil dan sepeda motor, produk fashion, pertanian, perikanan, dan jasa keuangan.

Fase II yaitu sektor produk fashion (seragam sekolah), pedagang besar, industri pengolahan, pergudangan, dan industri kreatif berbasis jasa. Fase III sektor industri kreatif berbasis manufaktur dan pertunjukan, design product, seni pertunjukan dan film, wisata alam, dan jasa akomodasi. Fase IV sektor pendidikan offline (kursus), pendidikan vokasi dan pariwisata non alam. Kemudian Fase V yaitu sektor jasa kesehatan, jasa kecantikan dan salon serta jasa hiburan.

“Memang keputusan terakhir dari kantor Kemenko Perekonomian belum ada finalisasi. Tapi kita dari Kemkop UKM berusaha menyiapkan secara detail sektor-sektor mana yang kita siapkan untuk direaktivasi,” kata Eddy.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Presiden Jokowi Kagum Impor Jagung Menurun Tajam

Presiden Jokowi mengungkapkan kekagumannya melihat impor jagung di Tanah Air mengalami penurunan yang cukup tajam selama 7 tahun terakhir ini.

EKONOMI | 3 Oktober 2022

Hadapi Krisis Global, Jokowi: Kuncinya Kompak

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan kekompakan merupakan kunci untuk menghadapi krisis global dalam sektor keuangan, pangan maupun energi.

EKONOMI | 3 Oktober 2022

Resesi Mengancam, Pasar Modal Diyakini Tetap Menjanjikan

Pasar modal Indonesia dinilai tetap menjanjikan dan masih kuat meski dibayang-bayangi awan kelabu resesi ekonomi global.

EKONOMI | 3 Oktober 2022

Industri Asuransi Didorong Sebar Risiko Domestik ke Luar Negeri

Berbagai risiko yang diserap industri asuransi nasional untuk wilayah Indonesia belum banyak disebar ke luar negeri.

EKONOMI | 3 Oktober 2022

Modern Hub Lengkapi Fasilitas Lifestyle di Kota Modern

PT Modernland Realty Tbk resmi meluncurkan Modern Hub, pusat kuliner dan belanja paling hype di dalam Kota Modern, Tangerang.

EKONOMI | 3 Oktober 2022

OPEC+ Akan Kurangi Produksi Minyak 1 Juta Bph, Ini Alasannya

OPEC+ akan mempertimbangkan pengurangan produksi minyak lebih 1 juta barel per hari (bph) minggu depan.

EKONOMI | 3 Oktober 2022

Fokus Aspek Lingkungan, NavaPark Raih Sertifikasi "Hijau"

NavaPark BSD City, mixed-use residential pertama di Indonesia meraih sertifikasi Greenship Neighborhood dari Green Building Council Indonesia (GBCI).

EKONOMI | 3 Oktober 2022

Masalah Asuransi Kredit Berpotensi Berdampak Sistemik

Sejumlah perusahaan reasuransi dikabarkan mulai kesulitan membayar klaim imbas praktik tidak sehat dari bisnis asuransi kredit.

EKONOMI | 3 Oktober 2022

Digitalisasi Warung Berpeluang Tingkatkan Pendapatan 100%

Flourish Ventures merilis studi soal pentingnya toko kelontong di Indonesia (warung), sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi di masa depan.

EKONOMI | 3 Oktober 2022

Mahkota Alam Berdayakan Tenaga Lokal untuk Kurangi Pengangguran

Mahkota Alam Selayar berupaya membantu pembangunan ekonomi daerah dengan mempekerjakan mayoritas tenaga kerja lokal di perusahaannya.

EKONOMI | 2 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Rasa Syukur Disabilitas Terima SK Non-ASN dari Gubernur Sulsel

Rasa Syukur Disabilitas Terima SK Non-ASN dari Gubernur Sulsel

NEWS | 6 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings