Arab Ingin Semua Anggota Patuh soal Pengurangan Produksi OPEC+
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Arab Ingin Semua Anggota Patuh soal Pengurangan Produksi OPEC+

Selasa, 9 Juni 2020 | 05:54 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Riyadh, Beritasatu.com - Pemimpin OPEC Arab Saudi dan pemimpin non-OPEC Rusia mengatakan Senin (8/6/2020) bahwa keberhasilan pengurangan produksi bergantung pada semua anggota yang mematuhi ketentuan perjanjian.

Pernyataan itu muncul tak lama setelah OPEC dan sekutu non-OPEC, yang dikenal sebagai OPEC+, setuju memperpanjang penurunan produksi terdalam dalam sejarah sekitar 10 persen pasokan minyak dari pasar global hingga akhir bulan depan. "Kami tidak memiliki ruang apa pun karena kurangnya kesesuaian," kata Menteri Energi Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman saat konferensi pers virtual pada Senin.

Pangeran Abdulaziz mengatakan, anggota yang gagal mematuhi kesepakatan OPEC+ pada Mei dan Juni harus mengkompensasi pemotongan tambahan mulai Juli hingga September.

Menteri Energi Rusia Alexander Novak mengatakan sepenuhnya setuju dengan mitra Saudinya. "Saya dapat mengatakan secara keseluruhan tingkat kesesuaian sangat tinggi, mengingat besarnya pemotongan dan seberapa buruk situasinya."

"Kami telah menghabiskan banyak waktu untuk membahas kepatuhan dan bagaimana ini akan dikompensasi, karena keberhasilan kesepakatan kami, bergantung pada semua negara yang melakukan bagian mereka," tambahnya.

Pada perdagangan Senin (8/6/2020), patokan internasional, berjangka minyak mentah Brent mencapai US$ 41,72 per barel, atau turun sekitar 1,3 persen, sedangkan minyak berjangka patoka AS, West Texas Intermediate (WTI) di US$ 38,88, atau melemah 1,6 persen. Kedua kontrak memangkas penguatan setelah naik ke level tertinggi sejak 6 Maret di awal sesi, masing-masing melojak ke US$ 43,41 dan US$ 40,44.

Apa yang sudah disepakati?
Harga minyak telah melonjak setelah beberapa produsen minyak besar dunia mengurangi produksi 9,7 juta barel per hari mulai 1 Mei. Langkah ini dirancang untuk menopang harga saat pandemi virus corona (Covid-19) menekan permintaan yang belum pernah terjadi sebelumnya di pasar energi.

Badan Energi Internasional memperkirakan bahwa sekitar 25 persen permintaan terkuras dari pasar pada April ketika langkah-langkah lockdown membuat mobilitas miliaran orang di seluruh dunia tidak berjalan.

Pemotongan produksi dari OPEC+ pada awalnya dijadwalkan akan diperkecil menjadi 7,7 juta barel per hari dari 1 Juli hingga akhir tahun. Tetapi kesepakatan baru, yang dijamin selama akhir pekan, membuat kelompok itu akan memotong 9,6 juta barel per hari hingga akhir Juli. Angka tersebut 100.000 barel per hari lebih rendah dari perjanjian sebelumnya karena komitmen Meksiko.

Menteri energi Arab Saudi pada Sabtu bersikeras bahwa tindakan anggota aliansi energi yang tidak patuh, seperti Irak, Nigeria, Angola dan Kazakhstan, akan vital jika OPEC+ ingin mengembalikan kepercayaan persatuan dan efektivitas kelompok itu. Meski demikian, berbicara pada konferensi pers hari Senin, Pangeran Abdulaziz tidak ragu-ragu soal masa depan aliansi energi. "OPEC+ sampai mati memisahkan kita," katanya.

Grup akan meninjau kebijakan produksinya setiap bulan, dengan pertemuan berikutnya dijadwalkan pada 18 Juni.



Sumber: CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Wall Street Lanjutkan Tren Positif karena Optimisme Pembukaan Ekonomi

Dow Jones Industrial Average naik 461,46 poin atau 1,7 persen menjadi 27.572,44.

EKONOMI | 9 Juni 2020

Penguatan Saham Emiten Grup Lippo Berlanjut

Saham PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) ditutup melesat 24,86% ke level Rp 1.105 pada perdagangan kemarin.

EKONOMI | 9 Juni 2020

BPTJ Dorong Pengembangan Simpul TOD

BPTJ memiliki cita-cita untuk menciptakan simpul-simpul TOD yang terintegrasi antara hunian dengan sarana transportasi publik.

EKONOMI | 8 Juni 2020

Menkop dan UKM Fokuskan Implementasi Kebijakan Sosial dan Pemulihan Ekonomi

Konsen pemerintah saat ini adalah pemulihan ekonomi.

EKONOMI | 8 Juni 2020

Dukung SDM Unggul, Kempupera Bangun 34 Tower Rusun Ponpes Tahun 2020

Kempupera terus bangun rusun Ponpes.

EKONOMI | 8 Juni 2020

Hunian TOD Jadi Tren di Kalangan Milenial

Milenial bosan dengan kemacetan lalu lintas, waktu perjalanan yang panjang dan meningkatnya polusi.

EKONOMI | 8 Juni 2020

PSI: PLN Harus Jawab Keluhan Konsumen

PSI minta PLN untuk merespons dengan jelas dan cepat terkait keluhan atas kenaikan nilai tagihan listrik banyak pelanggan.

EKONOMI | 8 Juni 2020

Pulihkan Ekonomi, Sandiaga Sarankan Pemerintah Beri UMKM Dana Tunai

Sandiaga Uno minta pemerintah berikan modal usaha untuk UMKM.

EKONOMI | 8 Juni 2020

Usai Diresmikan, RS Akademi UGM Akan Jadi RS Rujukan Covid-19

Kempupera telah menyelesaikan Gedung Yudhistira Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM.

EKONOMI | 8 Juni 2020

Beri Pelatihan Virtual Standarisasi Produk APD

BRI gandeng Kemdes PDTT selenggarakan pelatihan dan pendampingan virtual untuk pelaku UMKM.

EKONOMI | 8 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS