Aplikasi GrabMerchant Bantu UMKM Hadapi New Normal

Aplikasi GrabMerchant Bantu UMKM Hadapi New Normal
Ilustrasi Grab. (Foto: Dok )
Jayanty Nada Shofa / JNS Kamis, 11 Juni 2020 | 14:27 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Grab Indonesia telah meluncurkan aplikasi GrabMerchant untuk mendorong inklusi digital usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam menghadapi tatanan normal baru (new normal).

GrabMerchant disebut dapat membantu UMKM untuk mendigitalisasi operasional mereka secara menyeluruh, menerima pembayaran cashless (OVO), serta mengoptimalkan bisnis daring mereka seperti pemasaran hingga pembelian grosir.

Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi menyatakan 87% UMKM di Indonesia belum terdigitalisasi, sehingga belum siap menghadapi new normal. Sedangkan, UMKM dinyatakan berkontribusi sekitar 60% ke produk domestik bruto (PDB) nasional. 

"Kami sadar UMKM adalah tulang punggung perekonomian Indonesia. Akan tetapi, sebagian besar dari mereka masih offline. Untuk mendukung misi kami yakni Grab For Good, kami berharap untuk dapat membantu para UMKM ini untuk transisi ke ranah digital," ungkap Neneng pada konferensi pers virtual, Kamis (11/6/2020).

Peluncuran GrabMerchant ini, lanjut Neneng, berkaitan erat dengan pemulihan pendapatan UMKM yang terdampak Covid-19. Sebab, pandemi Covid-19 memperlihatkan betapa pentingnya digitalisasi. Bagi UMKM yang belum memanfaatkan teknologi tentu akan tertinggal jauh.

Adapun upaya Grab menggandeng UMKM ini diapresiasi oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.

Menurutnya, apa yang dilakukan Grab selaras dengan program pemerintah yakni Gerakan Bangga Buatan Indonesia yang mendorong UMKM agar bangkit kembali dari pandemi melalui penggunaan teknologi digital.

Baca juga: Gerakan Bangga Buatan Indonesia Perkuat UMKM

"Inovasi aplikasi GrabMerchant dapat menjadi solusi bagi UMKM untuk berkembang dan meningkatkan pelayanan," ujar Teten.

Dirinya pun berharap kolaborasi antara pemerintah dengan pelaku digital seperti Grab dapat terus berlanjut untuk mempercepat inklusi digital UMKM.

Pendaftaran untuk GrabMerchant dilakukan sepenuhnya secara daring dan hanya membutuhkan waktu hingga 24 jam.

Setelah terverifikasi, mitra merchant dapat mengatur profil pengguna yang dibagi menjadi profil pemilik, pengelola toko, dan kasir. Masing-masing profil memiliki tingkat akses yang berbeda.

Mitra merchant juga dapat membeli kebutuhan pokok di fitur Grosir maupun meningkatkan visibilitas produk mereka dengan beriklan di fitur Pemasaran.

Fitur lainnya termasuk laporan bisnis yang dapat memberikan gambaran bisnis mereka dari sisi penjualan hingga kebiasaan belanja pelanggan mereka.

"Visi kami adalah menjawab kebutuhan mitra merchant kami. Laporan bisnis ini bisa memberikan insight bagi UMKM untuk mengatur strategi bisnis mereka ke depannya," ungkap Head of Marketing GrabFood Hadi Surya Koe.

Sebagai informasi, aplikasi GrabMerchant kini dapat diunduh di Google Play Store, sedangkan portal web baru akan diluncurkan pada bulan Juli mendatang. Mitra merchant yang telah bergabung dengan GrabFood juga harus memperbarui aplikasi GrabFood Merchant terlebih dahulu.



Sumber: BeritaSatu.com