Kemtan Perkuat Sistem Logistik Pangan Nasional
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Kemtan Perkuat Sistem Logistik Pangan Nasional

Kamis, 11 Juni 2020 | 15:10 WIB
Oleh : Herman / MPA

Jakarta, Beritasatu.Com - Jelang berlangsungnya tatanan hidup baru atau new normal, Kementerian Pertanian (Kemtan) terus melakukan penguatan sistem logistik pangan nasional. Ini dilakukan dalam rangka antisipasi kemungkinan terjadinya krisis pangan seperti yang disampaikan badan pangan dunia atau FAO.

Sekretaris Jenderal Kemtan Momon Rusmono mengatakan bahwa logistik memiliki peran penting dalam mengantisispasi kelangkaan pangan dan disfalitas pangan nasional.

"Sesuai dengan arahan Pak Menteri, upaya ini harus dijalankan bersama dengan stake holder terkait, baik dari dunia usaha seperti BUMN atau para pelaku usaha lainnya," ujar Momon dalam keterangan resminya, Kamis (11/6/2020).

Sebagai informasi, regulasi logistik diatur dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres) No.26 tahun 2012 tentang Cetak Biru Pengembangan Sistem Logistik Nasional (Sislognas). Aturan ini wajib diterapkan sebagai salah satu prasarana dalam membangun daya saing nasional, serta mendukung pelaksanaan masterplan percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi Indonesia 2011-2025.

Sementara itu, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kemtan Agung Hendriadi menilai, sistem logistik sangat penting untuk menjamin stabilisasi pasokan dan harga pangan di seluruh dunia.

Menurut dia, ada empat strategi penguatan sistem logistik pangan nasional. Empat poin itu antara lain peningkatan produksi pada wilayah defisit dengan mendekatkan produksi ke konsumen. Di samping itu ada juga program penambahan area tanam baru (PATB) wilayah defisit, penyediaan input produksi, dan penyediaan sarana dan prasarana produksi.

Kedua, adalah perbaikan sistem distribusi dengan meningkatkan kelancaran distribusi pangan yang meliputi program penyederhanaan rantai pasok dan intervensi distribusi, pengembangan nasional dan regional food hub serta pembangunan sistem jual beli e-commerce.

"Adapun strategi yang ketiga adalah menguatan kelembagaan distribusi pangan dengan berkoordinasi dan sinergitas antar pelaku logistik yang meliputi program penguatan para pelaku logistik, pembentukan lembaga logistik, dan harmonisasi peraturan dan kebijakan sistem logistik pangan," katanya.

"Strategi keempat tentang peningkatan konsumsi pangan lokal dengan meningkatkan konsumsi pangan lokal yang meliputi pengembangan kawasan atau UMKM dan kampanye gerakan konsumsi pangan lokal," kata Agung.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Nobu Bank Luncurkan "WhatsApp for Business" bagi UMKM

Untuk menyediakan layanan "WhatsApp for Business", Nobu Bank mendapat dukungan pendampingan dari Facebook.

EKONOMI | 11 Juni 2020

Aplikasi GrabMerchant Bantu UMKM Hadapi New Normal

Aplikasi GrabMerchant ini diharapkan dapat mendorong inklusi digital bagi UMKM Indonesia khususnya dalam menghadapi new normal.

EKONOMI | 11 Juni 2020

22 Juni, Transnusa Kembali Layani Sejumlah Rute Penerbangan

Transnusa mengoperasikan rute-rute tersebut dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan dan tata cara yang berlaku di masa pandemi ini.

EKONOMI | 11 Juni 2020

Waskita Beton dan Yodya Karya Garap Proyek Stadion dan Oil Tank Storage

Waskita Beton akan terus memperluas kontrak proyek dari pasar eksternal melalui kerja sama berbagai perusahaan.

EKONOMI | 11 Juni 2020

Schneider Electric dan Aveva Perluas Kemitraan untuk Pusat Data

Kombinasi Aveva dapat diskalakan dengan EcoStruxure for Data Centers Schneider Electric untuk kontrol dan pemantauan pusat data.

EKONOMI | 11 Juni 2020

Kemkeu-OJK Teken SKB Bank Peserta, Ini Penjelasannya

OJK mendukung program pemerintah untuk memberikan subsidi bunga kepada debitur UMKM.

EKONOMI | 11 Juni 2020

Sesi Siang, IHSG Turun 24 Poin ke 4.895

Sebanyak 141 saham naik, 239 saham melemah dan 150 saham stagnan.

EKONOMI | 11 Juni 2020

PHRI Harap Bonus Pekerja di Omnibus Law Tak Bebani Perusahaan

Dalam kondisi sekarang bisnis susah bersaing dan tumbuh.

EKONOMI | 11 Juni 2020

Kondisi Perbankan Terjaga, OJK Minta Masyarakat Tenang

OJK menyampaikan bahwa industri perbankan saat ini dalam kondisi stabil dan terjaga.

EKONOMI | 11 Juni 2020

Meski Pandemi, Pertamina Tetap Berdayakan UMKM

Pertamina mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.

EKONOMI | 11 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS